REPUBLIKA.CO.ID, llmuwan Afrika Selatan pada Kamis (25/11) mendeteksi varian baru Covid-19 yang disebut B.1.1.529. Varian ini juga dilaporkan telah ditemukan di Bostwana dan Hong Kong.
> Diduga lebih menular dari varian-varian yang telah ada sebelumnya di dunia.
> Memiliki konstelasi yang sangat tidak biasa dan memprihatinkan karena dapat membantu menghindari respons imun tubuh.
> Mengalami lonjakan protein yang sama sekali berbeda dari virus Corona asli.
> Angka mutasi virus dua kali lebih banyak dari varian Delta.
> Dikhawatirkan lebih resisten terhadap vaksin yang ada saat ini.
Sumber: Reuters
Pengolah: Andri Saubani
Berita Terkait
Berita Lainnya
Terpopuler
Rekomendasi
-
Rabu , 23 Sep 2026, 13:06 WIB
Kematian Terkait Konflik di Tanah Papua
-
-
Jumat , 18 Sep 2026, 14:45 WIBAmbang Batas Parlemen Naik Jadi 5 Persen, Apa Dampaknya bagi Suara Rakyat?
-
Kamis , 17 Sep 2026, 09:51 WIBInfografis Menyikapi Musibah dengan Keimanan
-
Kamis , 20 Aug 2026, 17:42 WIBKoin Umayyah dari Tapanuli Tengah
-
Senin , 15 Jun 2026, 17:04 WIBDampak Serangan Ilegal AS-Israel
-