Jumat 20 Sep 2019 00:12 WIB

3 Masjid Bersejarah Saksi Kejayaan Islam di Aceh

Islam mengakar kuat dalam sejarah masyarakat Aceh.

Foto: republika
Tiga masjid saksi kejayaan Islam di Aceh

REPUBLIKA.CO.ID,  Islam mengakar kuat dalam sejarah masyarakat Aceh. Menurut naskah tua Izhar al-Haqq, Islam mulai masuk Aceh pada 789 M ketika kapal asing singgah di Bandar Perlak yang berada di wilayah Aceh Timur.

Kapal asing yang dikenal Nahkoda Khalifah itu membawa para saudagar Muslim dari Arab, Persia dan India di bawah pimpinan nahkoda utusan Khalifah Harun ar-Rasyid bernama Bani Abbas. Eksistensi Islam di Aceh dibuktikan dengan banyaknya masjid bersejarah yang bertahan hingga sekarang. Berikut tiga masjid bersejarah di Aceh:

A.    Baiturrahman

Masjid ini mulai dibangun ketika kerajaan Aceh dipimpin Sultan Iskandar Muda (1607-1636). Di samping sebagai tempat ibadah, masjid ini juga difungsikan sebagai benteng pertahanan, seperti yang dilakukan Sultan Alaidin Mahmud Syah (1870-1874).  

B.    Teungku Andjong

Masjid ini dibangun Syekh Abubakar bin Husin Bafaqih yang datang dari  Hadhramaut, Yaman.  Masjid ini dirancang sendiri oleh Teungku Andjong. Sehingga bangunan masjid memiliki ciri khas gaya Timur Tengah.

C.     Indrapuri (Aceh Besar)

Masjid Indrapuri terletak kurang lebih 25 km ke arah Timur Banda Aceh. Dulunya adalah candi, meskipun saat ini sudah tidak bisa lagi tampak. Candi ini berubah fungsi berkat penyebar Islam yaitu Abdullah Kan’an atau Tengku Abdullah Lampeuneuen, berasal dari Peurelak, Aceh Timur. 

Sumber: Masjid-Masjid Bersejarah di Indonesia, Pengolah: Nashih Nashrullah

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement