Selasa 13 Apr 2021 03:02 WIB

Infografis Bantuan Tunai untuk Korban PHK

Bantuan tunai diberikan kepada korban PHK yang menjadi peserta program JKP.

Foto: Tim Infografis Republika.co.id
Pemerintah akan memberikan bantuan tunai untuk para korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat pandemi Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, Kementerian Ketenagakerjaan mewajibkan pengusaha mengikutsertakan karyawannya sebagai peserta program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) sebagai bagian dari perlindungan pekerja. Manfaat yang dapat pekerja korban pemutusan hubungan kerja (PHK) terima dari program JKP salah satunya adalah menerima bantuan tunai.

Periode pemberian bantuan tunai korban PHK: 6 Bulan

Besaran bantuan tunai yang diperoleh:

- 45% dari upah (untuk 3 bulan pertama)

- 25% dari upah (untuk 3 bulan berikutnya)

Dasar perhitungan upah: Upah yang dilaporkan ke BPJS dengan batas upah sebesar Rp 5 juta

Syarat mendapatkan bantuan tunai korban PHK:

- Menjadi peserta program JKP

- Alasan PHK bukan karena mengundurkan diri, cacat total tetap, pensiun, dan meninggal dunia

Syarat jadi peserta program JKP:

- Warga Negara Indonesia (WNI)

- Ikutserta dalam program jaminan sosial sesuai Perpres 109/2013

- Berusia di bawah 54 tahun

- Terikat dalam perjanjian kerja baik Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) atau Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT).

 

 

Sumber: UU Ciptaker, Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2021

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement