Jumat 30 Jul 2021 05:11 WIB

Infografis Pemerintah Komunis Kuba Ditekan Luar dan Dalam

Pemerintahan Komunis Kuba mendapatkan tekanan kuat dari AS.

Foto: AP/Reuters/berbagai sumber
Pemerintahan Kuba mendapat tekanan.

REPUBLIKA.CO.ID, Pemerintahan Kuba kini tengah ditekan luar dan dalam. Dari luar pemerintah Kuba memperoleh tekanan kuat oleh sanksi AS, sementara dari dalam otoritas di Havana harus menghadapi ancaman demonstran yang marah akibat krisis ekonomi dan pangan.

11 Juli 2021

Ribuan warga Kuba turun ke jalan geram atas krisis ekonomi yang terjadi di negara tersebut. Demonstrasi besar seperti ini terbilang jarang terjadi di negara Komunis tersebut.

12 Juli

Presiden AS Joe Biden memuji demonstrasi yang memprotes kenaikan harga pangan dan menuntut kebebasan itu.

12 Juli

Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel, menuduh warga Amerika-Kuba menggunakan media sosial untuk memicu protes.

13 Juli

Otoritas Kuba mengonfirmasi ada satu pengunjuk rasa antipemerintah yang tewas menyusul bentrokan dengan polisi.

14 Juli

Presiden Kuba mengakui kegagalan pemerintah meredam demonstrasi.

16 Juli

Komisi HAM PBB meminta Pemerintah Kuba membebaskan pengunjuk rasa.

22 Juli

AS menjatuhkan sanksi ke kepala keamanan Kuba.

22 Juli

Angkatan Laut Meksiko mengirimkan bantuan ke Kuba.

23 Juli

Pemerintah Korea Utara (Korut) mengkritik Amerika Serikat (AS) atas protes di Kuba. Paman Sam dinilai berada di balik demonstrasi massal anti-pemerintah di Kuba baru-baru ini.

sumber : AP/Reuters/BBC
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement