Senin 22 May 2023 21:31 WIB

Anak Muda Rentan Kena Hipertensi, Benarkah?

Dilihat dari penyebabnya, hipertensi terbagi menjadi hipertensi primer dan sekunder.

Rep: Desy Susilawati/ Red: Natalia Endah Hapsari
Hubungan buruk dengan teman kantor meningkatkan risiko Anda terkena 11 penyakit kronis, salah satunya hipertensi. (ilustrasi)
Foto: www.freepik.com
Hubungan buruk dengan teman kantor meningkatkan risiko Anda terkena 11 penyakit kronis, salah satunya hipertensi. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA---Konsumsi makanan cepat saji atau instan masih menjadi trend masyarakat hingga saat ini. Hal ini memudahkan di antara banyaknya pilihan yang beragam karena memudahkan dalam memilih jenis makanan. Tapi, banyak makanan cepat saji yang tergolong junk food atau makanan rendah nutrisi dapat berisiko menimbulkan gangguan kesehatan, seperti kolesterol yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Eka Hospital Pekanbaru, dr Hady, M.Med (Int.Med), SpPD mengungkapkan gangguan kesehatan ini dianggap sepele oleh kaum milenial ataupun Gen Z. "Namun hipertensi dapat menyerang kaum milenial ataupun Gen Z akibat pola hidup serta konsumsi makanan yang tidak sehat," ujarnya dalam siaran pers, Senin (22/5/2023).

Baca Juga

Ia menjelaskan hipertensi merupakan kondisi tekanan darah pada tubuh melebihi batas normal. Kondisi normal tekanan darah dalam tubuh orang dewasa adalah kurang dari 140/90 mmHg. "140 ini adalah nilai sistolik (saat jantung berkontraksi) kemudian 90 adalah diastolik (saat jantung berelaksasi)," jelasnya.

Sesuai level kategorinya hipertensi dibagi menjadi:

1. Normal : kurang dari 120/80. Pertahankan gaya hidup Anda

2. Pre hipertensi : 120-139 / 80-89. Diet, ubah gaya hidup, lakukan evaluasi bersama dokter spesialis selama 3 sampai 6 bulan

3. Hipertensi stage 1 : 140-159 / 90-99. Diet, terapi dengan 1 obat, kecuali jika ada risiko PKV (penyakit kardiovaskular) dan diabetes melitus

4. Hipertensi stage 2 : lebih dari 160/100. Diet, terapi dengan 2 obat.

 

Hipertensi primer dan sekunder

Jika dilihat dari penyebabnya hipertensi juga terbagi menjadi dua yakni hipertensi primer dan hipertensi sekunder. Hipertensi primer atau hipertensi yang disebabkan oleh banyak faktor, seperti adanya beberapa perubahan pada jantung dan pembuluh darah secara bersama-sama. Sedangkan hipertensi sekunder atau hipertensi yang diketahui penyebabnya seperti akibat penyakit ginjal dan kelainan hormonal atau pemakaian obat tertentu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement