Sabtu 03 Jun 2023 10:09 WIB

Dua Kereta Bertabrakan Ratusan Tewas di India

Lebih dari 230 orang tewas dan sekitar 900 lainnya cedera..

Rep: Dwina Agustin/ Red: Yogi Ardhi

Dua kereta penumpang anjlok di India, menewaskan lebih dari 200 orang dan menjebak ratusan orang. (FOTO : AP Photo)

Kereta Howrah Superfast Express tergelincir dan bertabrakan dengan Coromandel Express di India, kecelakaan ini menewaskan lebih dari 200 orang. (FOTO : AP Photo)

Petugas mengevakuasi korban kereta penumpang Howrah Superfast Express dan Coromandel Express di India, Sabtu (3/6/2023) (FOTO : AP Photo)

Korban dievakuasi dari kereta penumpang tergeletak di rel di lokasi kecelakaan di distrik Balasore India timur, Sabtu, (3/6/2023) (FOTO : AP Photo)

Korban dievakuasi dari kereta penumpang tergeletak di rel di lokasi kecelakaan di distrik Balasore India timur, Sabtu, (3/6/2023) (FOTO : AP)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, BHUBANESWAR -- Dua kereta penumpang bertabrakan di Odisha pada Jumat (2/6/2023). Sekitar 207 orang tewas dan sekitar 900 lainnya cedera.

Coromandel Express yang beroperasi dari Kolkata ke Chennai bertabrakan dengan kereta penumpang lain, Howrah Superfast Express. Otoritas Kereta Api Tenggara menyatakan, Howrah Superfast Express tergelincir dan bertabrakan dengan Coromandel Express.

Sekretaris kepala negara Pradeep Jena menyatakan, jumlah korban tewas diperkirakan akan meningkat. Direktur jenderal pemadam kebakaran di Odisha Sudhanshu Sarangi mengatakan, sejauh ini 207 jenazah telah ditemukan.

Juru bicara kantor Jena di negara bagian Odisha SK Panda menyebut peristiwa itu sebagai sebagai kecelakaan berat. “Kami berharap pekerjaan penyelamatan akan berlanjut setidaknya sampai besok pagi,” kata Panda.

 

Panda menyatakan, pihak berwenang telah mengerahkan 75 ambulans ke lokasi dan telah mengerahkan banyak bus untuk mengangkut penumpang yang terluka dan korban selamat dari lokasi. “Di pihak kami, kami telah menyiapkan semua rumah sakit pemerintah dan swasta besar dari lokasi kecelakaan hingga ibu kota negara bagian untuk melayani yang terluka," ujarnya dikutip dari The Guardian.

sumber : Republika, AP Photo
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement