Ahad 11 Jun 2023 17:31 WIB

Trotoar di Depan Kedubes AS Dibuka Setelah 10 Tahun Ditutup

Sebelumnya pejalan kaki yang melintas harus berjalan di badan jalan raya..

Rep: Thoudy Badai/ Red: Yogi Ardhi

Pejalan kaki melintas di trotoar di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Ahad (11/6/2023). (FOTO : Republika/Prayogi)

Pemprov DKI Jakarta telah membuka kembali trotoar di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat setelah selama 10 tahun aksesnya ditutup bagi pejalan kaki. (FOTO : Republika/Prayogi)

Pekerja melakukan perawatan taman didepan trotoar Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Ahad (11/6/2023). (FOTO : Republika/Prayogi)

Kini para pejalan kaki, yang sekitar satu dekade telah mengalah dengan melintasi bahu jalan, bisa kembali menggunakan haknya melintasi trotoar tersebut. (FOTO : Republika/Prayogi)

Pihak Kedubes AS telah menyatakan pihaknya tidak keberatan apabila trotoar tersebut dibuka dan difungsikan. (FOTO : Republika/Prayogi)

Peristiwa nyaris serupa pernah terjadi pasca bom di Kedutaan Besar Australia di kawasan Kuningan Jakarta. (FOTO : Republika/Prayogi)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pejalan kaki melintas di trotoar di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Ahad (11/6/2023).

Pemprov DKI Jakarta telah membuka kembali trotoar di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat setelah selama 10 tahun aksesnya ditutup bagi pejalan kaki.

Kini para pejalan kaki, yang sekitar satu dekade telah mengalah dengan melintasi bahu jalan, bisa kembali menggunakan haknya melintasi trotoar tersebut.

Kedubes AS telah nyanyampaikan kepada pemprov DKI Jakarta bahwa pihaknya tidak keberatan apabila trotoar tersebut dibuka dan difungsikan.

 

Peristiwa penutupan fasilitas umum di depan kedutaan besar asing di Jakarta juga pernah terjadi di tempat lain.

Tepatnya usai peristiwa pasca bom di Kedutaan Besar Australia di kawasan Kuningan Jakarta.

Saat itu jalur lambat Jl HR Rasuna Said tepat di bagian depan Kedubes Australia ditutup bagi semua kendaraan yang melintas di jalur lambat.

Kendaran dari jalur lambat menuju arah Mampang harus memasuki jalur cepat. Setelah melewati gedung Kedubes Australia, baru bisa kembali ke jalur lambat. Hampir sepuluh bulan sejak insiden bom itu kemacetan parah terjadi diakibatkan penutupan jalur lambat itu.

sumber : Republika
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement