Sabtu 24 Jun 2023 15:23 WIB

Saat Sekjen PDIP Sarapan Bareng dan Tenteng Kamera Wartawan ke Arena BBK

Sebelum Hadiri Puncak BBK, Sekjen PDIP Sarapan Bareng Wartawan di Dapur Umum Baguna.

Red: Mohamad Amin Madani

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto membantu kamerawati mengangkat kamera televisi saat mengecek persiapan pelaksanaan puncak peringatan Bulan Bung Karno (BBK) 2023 di (FOTO : Dok. Republika)

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyambangi dapur umum yang didirikan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) di Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (24/6/2023). (FOTO : Dok. Republika)

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyambangi dapur umum yang didirikan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) di Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (24/6/2023). (FOTO : Dok. Republika)

Suasana sebelum pelaksanaan puncak peringatan Bulan Bung Karno (BBK) 2023 di Stadion Utama GBK, Sabtu (26/3/2023). (FOTO : Dok. Republika)

Suasana sebelum pelaksanaan puncak peringatan Bulan Bung Karno (BBK) 2023 di Stadion Utama GBK, Sabtu (26/3/2023). (FOTO : Dok. Republika)

inline

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyambangi dapur umum yang didirikan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) di Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (24/6/2023). 

Kedatangan Hasto dilakukan sebelum pelaksanaan puncak peringatan Bulan Bung Karno (BBK) 2023 di Stadion Utama GBK.

Hasto mengajak awak media yang meliput perayaan puncak BBK ke dapur umum tersebut. Hasto lalu mengajak awak media untuk sarapan bersama sebelum puncak peringatan BBK dibuka pada pukul 13.00 WIB. 

 

Setelah itu, Hasto pun mengajak awak media masuk ke arena BBK. Terdapat puluhan awak media yang mengikuti Sekjen PDIP itu.

Di tengah perjalanan, seorang kamerawati dari RTV tampak berbicara dengan Hasto. Dia menyatakan kameranya cukup berat untuk dibawa. Memang, dari dapur umum Baguna menuju arena BBK cukup jauh untuk ditempuh dengan berjalan kaki.

Spontan, Hasto membantu kamerawati itu mengangkat kamera televisi. 

"Ini belum seberapa, ringan. Saya kalau pensiun jadi wartawan saja," kata Hasto sambil tertawa.

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement