Penampilan peserta dari Teaater Wanci SMA PGRI Cicalengka, Kabupaten Bandung, saat Festival Drama Basa Sunda (FDBS) XXI Tingkat Pelajar Se-Jawa Barat Tahun 2023, yang digelar Teater Sunda Kiwari bersama UPTD Pengelolaan Kebudayaan Daerah Jawa Barat (Jabar) di Gedung Kesenian Rumentang Siang, Kota Bandung, Rabu (9/8/2023). FDBS diikuti oleh 19 peserta atau grup dari sejumlah daerah di Jabar. Kegiatan tersebut merupakan upaya membina, memelihara, melestarikan, dan mengembangkan seni drama berbahasa daerah. (FOTO : Edi Yusuf/Republika)
Penampilan peserta dari Teaater Wanci SMA PGRI Cicalengka, Kabupaten Bandung, saat Festival Drama Basa Sunda (FDBS) XXI Tingkat Pelajar Se-Jawa Barat Tahun 2023, yang digelar Teater Sunda Kiwari bersama UPTD Pengelolaan Kebudayaan Daerah Jawa Barat (Jabar) di Gedung Kesenian Rumentang Siang, Kota Bandung, Rabu (9/8/2023). FDBS diikuti oleh 19 peserta atau grup dari sejumlah daerah di Jabar. Kegiatan tersebut merupakan upaya membina, memelihara, melestarikan, dan mengembangkan seni drama berbahasa daerah. (FOTO : Edi Yusuf/Republika)
Penampilan peserta dari Teaater Wanci SMA PGRI Cicalengka, Kabupaten Bandung, saat Festival Drama Basa Sunda (FDBS) XXI Tingkat Pelajar Se-Jawa Barat Tahun 2023, yang digelar Teater Sunda Kiwari bersama UPTD Pengelolaan Kebudayaan Daerah Jawa Barat (Jabar) di Gedung Kesenian Rumentang Siang, Kota Bandung, Rabu (9/8/2023). FDBS diikuti oleh 19 peserta atau grup dari sejumlah daerah di Jabar. Kegiatan tersebut merupakan upaya membina, memelihara, melestarikan, dan mengembangkan seni drama berbahasa daerah. (FOTO : Edi Yusuf/Republika)
Penampilan peserta dari Teaater Wanci SMA PGRI Cicalengka, Kabupaten Bandung, saat Festival Drama Basa Sunda (FDBS) XXI Tingkat Pelajar Se-Jawa Barat Tahun 2023, yang digelar Teater Sunda Kiwari bersama UPTD Pengelolaan Kebudayaan Daerah Jawa Barat (Jabar) di Gedung Kesenian Rumentang Siang, Kota Bandung, Rabu (9/8/2023). FDBS diikuti oleh 19 peserta atau grup dari sejumlah daerah di Jabar. Kegiatan tersebut merupakan upaya membina, memelihara, melestarikan, dan mengembangkan seni drama berbahasa daerah. (FOTO : Edi Yusuf/Republika)
Penampilan peserta dari Teaater Wanci SMA PGRI Cicalengka, Kabupaten Bandung, saat Festival Drama Basa Sunda (FDBS) XXI Tingkat Pelajar Se-Jawa Barat Tahun 2023, yang digelar Teater Sunda Kiwari bersama UPTD Pengelolaan Kebudayaan Daerah Jawa Barat (Jabar) di Gedung Kesenian Rumentang Siang, Kota Bandung, Rabu (9/8/2023). FDBS diikuti oleh 19 peserta atau grup dari sejumlah daerah di Jabar. Kegiatan tersebut merupakan upaya membina, memelihara, melestarikan, dan mengembangkan seni drama berbahasa daerah. (FOTO : Edi Yusuf/Republika)
Penampilan peserta dari Teaater Wanci SMA PGRI Cicalengka, Kabupaten Bandung, saat Festival Drama Basa Sunda (FDBS) XXI Tingkat Pelajar Se-Jawa Barat Tahun 2023, yang digelar Teater Sunda Kiwari bersama UPTD Pengelolaan Kebudayaan Daerah Jawa Barat (Jabar) di Gedung Kesenian Rumentang Siang, Kota Bandung, Rabu (9/8/2023). FDBS diikuti oleh 19 peserta atau grup dari sejumlah daerah di Jabar. Kegiatan tersebut merupakan upaya membina, memelihara, melestarikan, dan mengembangkan seni drama berbahasa daerah. (FOTO : Edi Yusuf/Republika)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG. -- Penampilan peserta teater saat Festival Drama Basa Sunda (FDBS) XXI Tingkat Pelajar Se-Jawa Barat Tahun 2023 yang digelar Teater Sunda Kiwari bersama UPTD Pengelolaan Kebudayaan Daerah Jawa Barat (Jabar) di Gedung Kesenian Rumentang Siang, Kota Bandung, Rabu (9/8/2023).
FDBS diikuti oleh 19 peserta atau grup dari sejumlah daerah di Jabar. Kegiatan tersebut merupakan upaya membina, memelihara, melestarikan, dan mengembangkan seni drama berbahasa daerah.
sumber : Republika/ Edi Yusuf