Rabu 27 Sep 2023 21:07 WIB

Mencari Rupiah di Balik Limbah Batu Bara

Warga mengumpulkan limbah batu bara yang mencemari pantai Desa Peunaga Rayeuk..

Red: Edwin Dwi Putranto

Sejumlah warga memungut dan mengumpulkan limbah batu bara yang mencemari kawasan pesisir pantai Desa Peunaga Rayeuk di Meureubo, Aceh Barat, Aceh, Rabu (27/9/2023). Setiap warga mampu mengumpulkan limbah batu bara sebanyak 20 sampai 35 karung dengan jasa dan upah yang diberikan oleh salah satu perusahaan eksplorasi batu bara sebesar Rp25.000 per karung ukuran 50 kilogram. (FOTO : ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)

Sejumlah warga memungut dan mengumpulkan limbah batu bara yang mencemari kawasan pesisir pantai Desa Peunaga Rayeuk di Meureubo, Aceh Barat, Aceh, Rabu (27/9/2023). Setiap warga mampu mengumpulkan limbah batu bara sebanyak 20 sampai 35 karung dengan jasa dan upah yang diberikan oleh salah satu perusahaan eksplorasi batu bara sebesar Rp25.000 per karung ukuran 50 kilogram. (FOTO : ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, ACEH -- Sejumlah warga memungut dan mengumpulkan limbah batu bara yang mencemari kawasan pesisir pantai Desa Peunaga Rayeuk di Meureubo, Aceh Barat, Aceh, Rabu (27/9/2023).

Setiap warga mampu mengumpulkan limbah batu bara sebanyak 20 sampai 35 karung dengan jasa dan upah yang diberikan oleh salah satu perusahaan eksplorasi batu bara sebesar Rp 25 ribu per karung ukuran 50 kilogram.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement