Senin 02 Oct 2023 19:21 WIB

Musim kemarau, Jumlah Gabah Meningkat

Menghasilkan sebanyak 2,5 kuintal dengan kualitas gabah yang baik.

Rep: Thoudy Badai/ Red: Tahta Aidilla

Petani memanen padi di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/10/2023). Menurut mereka, pada musim kemarau ini jumlah gabah yang dipanen mengalami peningkatan dari semula hasil panen gabah berkisar 2 kuintal, kini mampu menghasilkan sebanyak 2,5 kuintal dengan kualitas gabah yang baik. Aktivitas pertanian khususnya pada jenis padi tetap bisa produktif pada musim kemarau karena mendapakan jumlah sinar matahari yang cukup baik untuk proses fotosintesis dan pengeringan yang maksimal, serta jumlah hama yang minim, selain itu harus didukung dengan perawatan yang maksimal dan variates benih padi yang berkualitas. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Petani memanen padi di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/10/2023). Menurut mereka, pada musim kemarau ini jumlah gabah yang dipanen mengalami peningkatan dari semula hasil panen gabah berkisar 2 kuintal, kini mampu menghasilkan sebanyak 2,5 kuintal dengan kualitas gabah yang baik. Aktivitas pertanian khususnya pada jenis padi tetap bisa produktif pada musim kemarau karena mendapakan jumlah sinar matahari yang cukup baik untuk proses fotosintesis dan pengeringan yang maksimal, serta jumlah hama yang minim, selain itu harus didukung dengan perawatan yang maksimal dan variates benih padi yang berkualitas. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Petani memanen padi di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/10/2023). Menurut mereka, pada musim kemarau ini jumlah gabah yang dipanen mengalami peningkatan dari semula hasil panen gabah berkisar 2 kuintal, kini mampu menghasilkan sebanyak 2,5 kuintal dengan kualitas gabah yang baik. Aktivitas pertanian khususnya pada jenis padi tetap bisa produktif pada musim kemarau karena mendapakan jumlah sinar matahari yang cukup baik untuk proses fotosintesis dan pengeringan yang maksimal, serta jumlah hama yang minim, selain itu harus didukung dengan perawatan yang maksimal dan variates benih padi yang berkualitas. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Petani usai memanen padi di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/10/2023). Menurut mereka, pada musim kemarau ini jumlah gabah yang dipanen mengalami peningkatan dari semula hasil panen gabah berkisar 2 kuintal, kini mampu menghasilkan sebanyak 2,5 kuintal dengan kualitas gabah yang baik. Aktivitas pertanian khususnya pada jenis padi tetap bisa produktif pada musim kemarau karena mendapakan jumlah sinar matahari yang cukup baik untuk proses fotosintesis dan pengeringan yang maksimal, serta jumlah hama yang minim, selain itu harus didukung dengan perawatan yang maksimal dan variates benih padi yang berkualitas. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Petani memanen padi di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/10/2023). Menurut mereka, pada musim kemarau ini jumlah gabah yang dipanen mengalami peningkatan dari semula hasil panen gabah berkisar 2 kuintal, kini mampu menghasilkan sebanyak 2,5 kuintal dengan kualitas gabah yang baik. Aktivitas pertanian khususnya pada jenis padi tetap bisa produktif pada musim kemarau karena mendapakan jumlah sinar matahari yang cukup baik untuk proses fotosintesis dan pengeringan yang maksimal, serta jumlah hama yang minim, selain itu harus didukung dengan perawatan yang maksimal dan variates benih padi yang berkualitas. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Petani usai memanen padi di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/10/2023). Menurut mereka, pada musim kemarau ini jumlah gabah yang dipanen mengalami peningkatan dari semula hasil panen gabah berkisar 2 kuintal, kini mampu menghasilkan sebanyak 2,5 kuintal dengan kualitas gabah yang baik. Aktivitas pertanian khususnya pada jenis padi tetap bisa produktif pada musim kemarau karena mendapakan jumlah sinar matahari yang cukup baik untuk proses fotosintesis dan pengeringan yang maksimal, serta jumlah hama yang minim, selain itu harus didukung dengan perawatan yang maksimal dan variates benih padi yang berkualitas. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Petani memanen padi di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/10/2023). Menurut mereka, pada musim kemarau ini jumlah gabah yang dipanen mengalami peningkatan dari semula hasil panen gabah berkisar 2 kuintal, kini mampu menghasilkan sebanyak 2,5 kuintal dengan kualitas gabah yang baik. Aktivitas pertanian khususnya pada jenis padi tetap bisa produktif pada musim kemarau karena mendapakan jumlah sinar matahari yang cukup baik untuk proses fotosintesis dan pengeringan yang maksimal, serta jumlah hama yang minim, selain itu harus didukung dengan perawatan yang maksimal dan variates benih padi yang berkualitas. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Petani memanen padi di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/10/2023). Menurut mereka, pada musim kemarau ini jumlah gabah yang dipanen mengalami peningkatan dari semula hasil panen gabah berkisar 2 kuintal, kini mampu menghasilkan sebanyak 2,5 kuintal dengan kualitas gabah yang baik. Aktivitas pertanian khususnya pada jenis padi tetap bisa produktif pada musim kemarau karena mendapakan jumlah sinar matahari yang cukup baik untuk proses fotosintesis dan pengeringan yang maksimal, serta jumlah hama yang minim, selain itu harus didukung dengan perawatan yang maksimal dan variates benih padi yang berkualitas. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

inline

REPUBLIKA.CO.ID,  PAMIJAHAN  --  Petani memanen padi di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/10/2023).

Menurut mereka, pada musim kemarau ini jumlah gabah yang dipanen mengalami peningkatan dari semula hasil panen gabah berkisar 2 kuintal, kini mampu menghasilkan sebanyak 2,5 kuintal dengan kualitas gabah yang baik.

Aktivitas pertanian khususnya pada jenis padi tetap bisa produktif pada musim kemarau karena mendapakan jumlah sinar matahari yang cukup baik untuk proses fotosintesis dan pengeringan yang maksimal, serta jumlah hama yang minim, selain itu harus didukung dengan perawatan yang maksimal dan variates benih padi yang berkualitas.

 

sumber : Republika/Thoudy Badai
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement