Ahad 04 Feb 2024 15:15 WIB

Tabungan Bank Sampah Warga Cluster Verina Kota Tangsel

Sampah yang dapat ditukar menjadi tabungan..

Rep: Thoudy Badai/ Red: Tahta Aidilla

Petugas menimbang sampah anorganik di Bank Sampah Bumi Hijau, Balai RW Perumahan Cluster Verina, Kota Tangerang Selatan, Banten, Ahad (4/2/2024). Pengelolaan sampah anorganik dengan sistem tabungan bank sampah tersebut merupakan inisiasi warga yang didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, sebagai bentuk upaya penyadartahuan bagi warga terkait pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Program tabungan bank sampah ini dimulai sejak Januari lalu dengan jumlah nasabah sebanyak 74 orang warga sekitar. Sampah yang dapat ditukar menjadi tabungan tersebut cukup beragam mulai dari sampah plastik, kaca, logam, minyak jelantah, besi, kertas hingga sampah elektronik. Hingga saat ini, Bank Sampah Bumi Hijau Perumahan Cluster Verina sudah berhasil mengumpulkan sampah anorganik seberat 2.1 ton yang nantinya akan dikelola di bank sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Petugas memilah sampah anorganik di Bank Sampah Bumi Hijau, Balai RW Perumahan Cluster Verina, Kota Tangerang Selatan, Banten, Ahad (4/2/2024). Pengelolaan sampah anorganik dengan sistem tabungan bank sampah tersebut merupakan inisiasi warga yang didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, sebagai bentuk upaya penyadartahuan bagi warga terkait pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Program tabungan bank sampah ini dimulai sejak Januari lalu dengan jumlah nasabah sebanyak 74 orang warga sekitar. Sampah yang dapat ditukar menjadi tabungan tersebut cukup beragam mulai dari sampah plastik, kaca, logam, minyak jelantah, besi, kertas hingga sampah elektronik. Hingga saat ini, Bank Sampah Bumi Hijau Perumahan Cluster Verina sudah berhasil mengumpulkan sampah anorganik seberat 2.1 ton yang nantinya akan dikelola di bank sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Warga menyetorkan sampah minyak jelantah di Bank Sampah Bumi Hijau, Balai RW Perumahan Cluster Verina, Kota Tangerang Selatan, Banten, Ahad (4/2/2024). Pengelolaan sampah anorganik dengan sistem tabungan bank sampah tersebut merupakan inisiasi warga yang didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, sebagai bentuk upaya penyadartahuan bagi warga terkait pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Program tabungan bank sampah ini dimulai sejak Januari lalu dengan jumlah nasabah sebanyak 74 orang warga sekitar. Sampah yang dapat ditukar menjadi tabungan tersebut cukup beragam mulai dari sampah plastik, kaca, logam, minyak jelantah, besi, kertas hingga sampah elektronik. Hingga saat ini, Bank Sampah Bumi Hijau Perumahan Cluster Verina sudah berhasil mengumpulkan sampah anorganik seberat 2.1 ton yang nantinya akan dikelola di bank sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Petugas memilah sampah anorganik di Bank Sampah Bumi Hijau, Balai RW Perumahan Cluster Verina, Kota Tangerang Selatan, Banten, Ahad (4/2/2024). Pengelolaan sampah anorganik dengan sistem tabungan bank sampah tersebut merupakan inisiasi warga yang didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, sebagai bentuk upaya penyadartahuan bagi warga terkait pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Program tabungan bank sampah ini dimulai sejak Januari lalu dengan jumlah nasabah sebanyak 74 orang warga sekitar. Sampah yang dapat ditukar menjadi tabungan tersebut cukup beragam mulai dari sampah plastik, kaca, logam, minyak jelantah, besi, kertas hingga sampah elektronik. Hingga saat ini, Bank Sampah Bumi Hijau Perumahan Cluster Verina sudah berhasil mengumpulkan sampah anorganik seberat 2.1 ton yang nantinya akan dikelola di bank sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Warga menimbang sampah minyak jelantah di Bank Sampah Bumi Hijau, Balai RW Perumahan Cluster Verina, Kota Tangerang Selatan, Banten, Ahad (4/2/2024). Pengelolaan sampah anorganik dengan sistem tabungan bank sampah tersebut merupakan inisiasi warga yang didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, sebagai bentuk upaya penyadartahuan bagi warga terkait pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Program tabungan bank sampah ini dimulai sejak Januari lalu dengan jumlah nasabah sebanyak 74 orang warga sekitar. Sampah yang dapat ditukar menjadi tabungan tersebut cukup beragam mulai dari sampah plastik, kaca, logam, minyak jelantah, besi, kertas hingga sampah elektronik. Hingga saat ini, Bank Sampah Bumi Hijau Perumahan Cluster Verina sudah berhasil mengumpulkan sampah anorganik seberat 2.1 ton yang nantinya akan dikelola di bank sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Warga mengecek buku tabungan sampah di Bank Sampah Bumi Hijau, Balai RW Perumahan Cluster Verina, Kota Tangerang Selatan, Banten, Ahad (4/2/2024). Pengelolaan sampah anorganik dengan sistem tabungan bank sampah tersebut merupakan inisiasi warga yang didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, sebagai bentuk upaya penyadartahuan bagi warga terkait pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Program tabungan bank sampah ini dimulai sejak Januari lalu dengan jumlah nasabah sebanyak 74 orang warga sekitar. Sampah yang dapat ditukar menjadi tabungan tersebut cukup beragam mulai dari sampah plastik, kaca, logam, minyak jelantah, besi, kertas hingga sampah elektronik. Hingga saat ini, Bank Sampah Bumi Hijau Perumahan Cluster Verina sudah berhasil mengumpulkan sampah anorganik seberat 2.1 ton yang nantinya akan dikelola di bank sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Warga mengecek buku tabungan sampah di Bank Sampah Bumi Hijau, Balai RW Perumahan Cluster Verina, Kota Tangerang Selatan, Banten, Ahad (4/2/2024). Pengelolaan sampah anorganik dengan sistem tabungan bank sampah tersebut merupakan inisiasi warga yang didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, sebagai bentuk upaya penyadartahuan bagi warga terkait pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Program tabungan bank sampah ini dimulai sejak Januari lalu dengan jumlah nasabah sebanyak 74 orang warga sekitar. Sampah yang dapat ditukar menjadi tabungan tersebut cukup beragam mulai dari sampah plastik, kaca, logam, minyak jelantah, besi, kertas hingga sampah elektronik. Hingga saat ini, Bank Sampah Bumi Hijau Perumahan Cluster Verina sudah berhasil mengumpulkan sampah anorganik seberat 2.1 ton yang nantinya akan dikelola di bank sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Warga membawa sampah anorganik di Bank Sampah Bumi Hijau, Balai RW Perumahan Cluster Verina, Kota Tangerang Selatan, Banten, Ahad (4/2/2024). Pengelolaan sampah anorganik dengan sistem tabungan bank sampah tersebut merupakan inisiasi warga yang didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, sebagai bentuk upaya penyadartahuan bagi warga terkait pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Program tabungan bank sampah ini dimulai sejak Januari lalu dengan jumlah nasabah sebanyak 74 orang warga sekitar. Sampah yang dapat ditukar menjadi tabungan tersebut cukup beragam mulai dari sampah plastik, kaca, logam, minyak jelantah, besi, kertas hingga sampah elektronik. Hingga saat ini, Bank Sampah Bumi Hijau Perumahan Cluster Verina sudah berhasil mengumpulkan sampah anorganik seberat 2.1 ton yang nantinya akan dikelola di bank sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Petugas memilah sampah anorganik di Bank Sampah Bumi Hijau, Balai RW Perumahan Cluster Verina, Kota Tangerang Selatan, Banten, Ahad (4/2/2024). Pengelolaan sampah anorganik dengan sistem tabungan bank sampah tersebut merupakan inisiasi warga yang didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, sebagai bentuk upaya penyadartahuan bagi warga terkait pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Program tabungan bank sampah ini dimulai sejak Januari lalu dengan jumlah nasabah sebanyak 74 orang warga sekitar. Sampah yang dapat ditukar menjadi tabungan tersebut cukup beragam mulai dari sampah plastik, kaca, logam, minyak jelantah, besi, kertas hingga sampah elektronik. Hingga saat ini, Bank Sampah Bumi Hijau Perumahan Cluster Verina sudah berhasil mengumpulkan sampah anorganik seberat 2.1 ton yang nantinya akan dikelola di bank sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN --  Petugas menimbang sampah anorganik di Bank Sampah Bumi Hijau, Balai RW Perumahan Cluster Verina, Kota Tangerang Selatan, Banten, Ahad (4/2/2024).

Pengelolaan sampah anorganik dengan sistem tabungan bank sampah tersebut merupakan inisiasi warga yang didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, sebagai bentukupaya penyadartahuan bagi warga terkait pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

Program tabungan bank sampah ini dimulai sejak Januari lalu dengan jumlah nasabah sebanyak 74 orang warga sekitar. Sampah yang dapat ditukar menjadi tabungan tersebut cukup beragam mulai dari sampah plastik, kaca, logam, minyak jelantah, besi, kertas hingga sampah elektronik.

Hingga saat ini, Bank Sampah Bumi Hijau Perumahan Cluster Verina sudah berhasil mengumpulkan sampah anorganik seberat 2,1 ton yang nantinya akan dikelola di bank sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang.

sumber : Republika/ Thoudy Badai
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement