Kamis 08 Feb 2024 21:00 WIB

Pembangunan Rumah Warga Terdampak Relokasi di Rempang Terus Dikebut

Pembangunan di lahan seluas 2.300 hektare ditargetkan rampung pada September 2024.

Red: Edwin Dwi Putranto

Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan rumah warga terdampak relokasi di kampung Tanjung Banun, Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (8/2/2024). Pemerintah menargetkan pembangunan rumah bagi 961 keluarga yang terdampak Proyek Strategis Nasional Rempang Eco City di lahan seluas 2.300 hektare rampung pada September 2024. (FOTO : ANTARA FOTO/Teguh Prihatna)

Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan rumah warga terdampak relokasi di kampung Tanjung Banun, Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (8/2/2024). Pemerintah menargetkan pembangunan rumah bagi 961 keluarga yang terdampak Proyek Strategis Nasional Rempang Eco City di lahan seluas 2.300 hektare rampung pada September 2024. (FOTO : ANTARA FOTO/Teguh Prihatna)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM -- Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan rumah warga terdampak relokasi di kampung Tanjung Banun, Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (8/2/2024).

Pemerintah menargetkan pembangunan rumah bagi 961 keluarga yang terdampak Proyek Strategis Nasional Rempang Eco City di lahan seluas 2.300 hektare rampung pada September 2024. 

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement