Kamis 29 Feb 2024 11:33 WIB

Jokowi Bersama Erick Thohir Resmikan Pabrik Amonium Nitrat di Bontang

Pembangunan pabrik mencapai Rp 1,2 triliun dengan kapasitas produksi 75.000 ton.

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Tahta Aidilla

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri BUMN Erick Thohir dan jajaran meresmikan pabrik Kaltim Amonium Nitrat (KAN) di Bontang, Kalimantan Timur pada Kamis (29/2/2024). (FOTO : Republika/Fauziah Mursid)

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri BUMN Erick Thohir dan jajaran meresmikan pabrik Kaltim Amonium Nitrat (KAN) di Bontang, Kalimantan Timur pada Kamis (29/2/2024). (FOTO : Republika/Fauziah Mursid)

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri BUMN Erick Thohir dan jajaran meresmikan pabrik Kaltim Amonium Nitrat (KAN) di Bontang, Kalimantan Timur pada Kamis (29/2/2024). (FOTO : Republika/Fauziah Mursid)

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri BUMN Erick Thohir dan jajaran meresmikan pabrik Kaltim Amonium Nitrat (KAN) di Bontang, Kalimantan Timur pada Kamis (29/2/2024). (FOTO : Republika/Fauziah Mursid)

inline

REPUBLIKA.CO.ID,  BONTANG. --  Presiden Joko Widodo didampingi Menteri BUMN Erick Thohir dan jajaran meresmikan pabrik Kaltim Amonium Nitrat (KAN) di Bontang, Kalimantan Timur, pada Kamis (29/2/2024).  

Pabrik penunjang bahan pembuatan pupuk dan campuran bahan peledak ini dikelola secara joint venture antara PT Pupuk Kaltim dan PT Dahana, PT Kaltim Amonium Nitrat (KAN). Presiden Joko Widodo mengatakan, nilai investasi pembangunan pabrik mencapai Rp 1,2 triliun dengan kapasitas produksi 75.000 ton per tahun.

Jokowi mengapresiasi pembangunan pabrik amonium nitrat oleh BUMN ini. Menurut dia, ini menjadi penting untuk mengurangi ketergantungan impor amonium nitrat.

sumber : Republika/Fauziah Mursid
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement