Rabu 27 Aug 2025 11:03 WIB

Kolaborasi Peluncuran Green Zakat Framework

BSI, UNDP dan Baznas luncurkan Green Zakat Framework.

Rep: Thoudy Badai/ Red: Edwin Dwi Putranto

Menteri Agama Nasaruddin Umar (kedua kiri) bersama Direktur Utama BSI terpilih Anggoro Eko Cahyo (kedua kanan), Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS Rizaludin Kurniawan (kanan) dan Deputy Resident Representative of UNDP Indonesia Sujala Pant (kiri) meluncurkan Green Zakat Framework di Kantor Pusat BSI, Jakarta, Rabu (27/8/2025). PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) bersama United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meluncurkan Green Zakat Framework yang akan dijadikan acuan strategis pemerintah dalam mengintegrasikan pengelolaan zakat dengan upaya perlindungan lingkungan dan ketahanan iklim. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan sambutan saat acara peluncuran Green Zakat Framework di Kantor Pusat BSI, Jakarta, Rabu (27/8/2025). PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) bersama United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meluncurkan Green Zakat Framework yang akan dijadikan acuan strategis pemerintah dalam mengintegrasikan pengelolaan zakat dengan upaya perlindungan lingkungan dan ketahanan iklim. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Direktur Utama BSI terpilih Anggoro Eko Cahyo menyampaikan paparannya saat peluncuran Green Zakat Framework di Kantor Pusat BSI, Jakarta, Rabu (27/8/2025). PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) bersama United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meluncurkan Green Zakat Framework yang akan dijadikan acuan strategis pemerintah dalam mengintegrasikan pengelolaan zakat dengan upaya perlindungan lingkungan dan ketahanan iklim. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Deputy Resident Representative of UNDP Indonesia Sujala Pant menyampaikan sambutan saat acara peluncuran Green Zakat Framework di Kantor Pusat BSI, Jakarta, Rabu (27/8/2025). PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) bersama United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meluncurkan Green Zakat Framework yang akan dijadikan acuan strategis pemerintah dalam mengintegrasikan pengelolaan zakat dengan upaya perlindungan lingkungan dan ketahanan iklim. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Menteri Agama Nasaruddin Umar (kedua kiri) bersama Direktur Utama BSI terpilih Anggoro Eko Cahyo (kedua kanan), Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS Rizaludin Kurniawan (kanan) dan Deputy Resident Representative of UNDP Indonesia Sujala Pant (kiri) meluncurkan Green Zakat Framework di Kantor Pusat BSI, Jakarta, Rabu (27/8/2025). PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) bersama United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meluncurkan Green Zakat Framework yang akan dijadikan acuan strategis pemerintah dalam mengintegrasikan pengelolaan zakat dengan upaya perlindungan lingkungan dan ketahanan iklim. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Agama Nasaruddin Umar bersama Direktur Utama BSI terpilih Anggoro Eko Cahyo, Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS Rizaludin Kurniawan dan Deputy Resident Representative of UNDP Indonesia Sujala Pant meluncurkan Green Zakat Framework di Kantor Pusat BSI, Jakarta, Rabu (27/8/2025).

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) bersama United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meluncurkan Green Zakat Framework yang akan dijadikan acuan strategis pemerintah dalam mengintegrasikan pengelolaan zakat dengan upaya perlindungan lingkungan dan ketahanan iklim.

sumber : Republika
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement