Sabtu 29 Nov 2025 19:00 WIB

Mengenal Samurai Jepang Lewat Pameran Jalinan Waktu di Museum Nasional

Pengunjung pameran dapat merasakan pengalaman menjadi samurai.

Rep: Prayogi/ Red: Edwin Dwi Putranto

Pengunjung mencoba senjata tradisional samurai pada kegiatan Lets Try Experience of Being a Samurai di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Sabtu (29/11/2025). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyukseskan pameran Jalinan Waktu: Pewarnaan dan Tenunan Wastra Indonesia dan Jepang (Threading Across Time: Dyeing and Weaving of Indonesia and Japan). (FOTO : Republika/Prayogi)

Pengunjung menggunakan baju zirah samurai pada kegiatan Lets Try Experience of Being a Samurai di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Sabtu (29/11/2025). Dalam kegiatan tersebut, pengunjung dapat merasakan pengalaman menjadi samurai melalui lokakarya yang menarik mengenai budaya Jepang, mulai dari mempelajari gerakan dasar katana, mencoba replika zirah, hingga memainkan permainan tradisional jepang. (FOTO : Republika/Prayogi)

Pengunjung mendengarkan penjelasan mengenai senjata tradisional samurai pada kegiatan Lets Try Experience of Being a Samurai di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Sabtu (29/11/2025). Selain itu pengunjung juga diajak mengenal lebih jauh keindahan wastra tradisional dari dua negara yang kaya akan budaya: Indonesia dan Jepang. (FOTO : Republika/Prayogi)

Pengunjung mencoba baju zirah samurai pada kegiatan Lets Try Experience of Being a Samurai di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Sabtu (29/11/2025). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyukseskan pameran Jalinan Waktu: Pewarnaan dan Tenunan Wastra Indonesia dan Jepang (Threading Across Time: Dyeing and Weaving of Indonesia and Japan). (FOTO : Republika/Prayogi)

Pengunjung mengamati baju zirah samurai pada kegiatan Lets Try Experience of Being a Samurai di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Sabtu (29/11/2025). Dalam kegiatan tersebut, pengunjung dapat merasakan pengalaman menjadi samurai melalui lokakarya yang menarik mengenai budaya Jepang, mulai dari mempelajari gerakan dasar katana, mencoba replika zirah, hingga memainkan permainan tradisional jepang. (FOTO : Republika/Prayogi)

Pengunjung mengamati baju zirah samurai pada kegiatan Lets Try Experience of Being a Samurai di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Sabtu (29/11/2025). (FOTO : Republika/Prayogi)

Pengunjung mendengarkan penjelasan mengenai permainan tradisional jepang pada kegiatan Lets Try Experience of Being a Samurai di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Sabtu (29/11/2025). (FOTO : Republika/Prayogi)

Pengunjung mengamati baju kimono pada pameran Jalinan Waktu: Pewarnaan dan Tenunan Wastra Indonesia dan Jepang (Threading Across Time: Dyeing and Weaving of Indonesia and Japan) di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Sabtu (29/11/2025). Pengunjung pameran diajak mengenal lebih jauh keindahan wastra tradisional dari dua negara yang kaya akan budaya: Indonesia dan Jepang. (FOTO : Republika/Prayogi)

Pengunjung mencoba permainan tradisional jepang pada kegiatan Lets Try Experience of Being a Samurai di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Sabtu (29/11/2025). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyukseskan pameran Jalinan Waktu: Pewarnaan dan Tenunan Wastra Indonesia dan Jepang (Threading Across Time: Dyeing and Weaving of Indonesia and Japan). (FOTO : Republika/Prayogi)

Pengunjung mengamati baju kimono pada pameran Jalinan Waktu: Pewarnaan dan Tenunan Wastra Indonesia dan Jepang (Threading Across Time: Dyeing and Weaving of Indonesia and Japan) di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Sabtu (29/11/2025). (FOTO : Republika/Prayogi)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengunjung mencoba senjata tradisional samurai pada kegiatan Lets Try Experience of Being a Samurai di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Sabtu (29/11/2025).

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyukseskan pameran Jalinan Waktu: Pewarnaan dan Tenunan Wastra Indonesia dan Jepang (Threading Across Time: Dyeing and Weaving of Indonesia and Japan).

Dalam kegiatan tersebut, pengunjung dapat merasakan pengalaman menjadi samurai melalui lokakarya yang menarik mengenai budaya Jepang, mulai dari mempelajari gerakan dasar katana, mencoba replika zirah, hingga memainkan permainan tradisional jepang.

Selain itu pengunjung juga diajak mengenal lebih jauh keindahan wastra tradisional dari dua negara yang kaya akan budaya: Indonesia dan Jepang.

sumber : Republika
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement