Selasa 23 Dec 2025 18:30 WIB

ICW Laporkan Kasus Dugaan Pemerasan yang Dilakukan Oknum Polisi ke KPK

ICW laporkan kasus dugaan pemerasan anggota kepolisian sejak tahun 2022-2024.

Red: Edwin Dwi Putranto

Pegiat antikorupsi dari Indonesia Corruption Watch (ICW) menggelar aksi seusai melaporkan kasus dugaan pemerasan oleh anggota polisi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (23/12/2025). ICW melaporkan kasus dugaan pemerasan yang dilakukan 43 orang anggota kepolisian sejak tahun 2022 hingga 2024 dari empat kasus yang berbeda, salah satunya kasus pemerasan kepada penonton konser Djakarta Warehouse Project (DWP). (FOTO : ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Pegiat antikorupsi dari Indonesia Corruption Watch (ICW) menggelar aksi seusai melaporkan kasus dugaan pemerasan oleh anggota polisi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (23/12/2025). ICW melaporkan kasus dugaan pemerasan yang dilakukan 43 orang anggota kepolisian sejak tahun 2022 hingga 2024 dari empat kasus yang berbeda, salah satunya kasus pemerasan kepada penonton konser Djakarta Warehouse Project (DWP). (FOTO : ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Pegiat antikorupsi dari Indonesia Corruption Watch (ICW) menggelar aksi seusai melaporkan kasus dugaan pemerasan oleh anggota polisi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (23/12/2025). ICW melaporkan kasus dugaan pemerasan yang dilakukan 43 orang anggota kepolisian sejak tahun 2022 hingga 2024 dari empat kasus yang berbeda, salah satunya kasus pemerasan kepada penonton konser Djakarta Warehouse Project (DWP). (FOTO : ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pegiat antikorupsi dari Indonesia Corruption Watch (ICW) menggelar aksi seusai melaporkan kasus dugaan pemerasan oleh anggota polisi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (23/12/2025).

ICW melaporkan kasus dugaan pemerasan yang dilakukan 43 orang anggota kepolisian sejak tahun 2022 hingga 2024 dari empat kasus yang berbeda, salah satunya kasus pemerasan kepada penonton konser Djakarta Warehouse Project (DWP).

sumber : Republika
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement