Senin 29 Dec 2025 21:45 WIB

Tokoh Bangsa dan Budayawan Soroti Tantangan Peradaban dan Lompatan Besar Indonesia

Indonesia masih tertinggal dalam produktivitas tenaga kerja dan inovasi.

Red: Edwin Dwi Putranto

Board of Advisors Prasasti sekaligus Ketua Dewan Pembina BACenter Burhanuddin Abdullah (tengah) bersama Cendekiawan Yudi Latif (kiri) dan Budayawan Taufiq Ismail menghadiri forum Refleksi Akhir Tahun 2025, di The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Senin (29/12/2025). Tokoh bangsa dan budayawan mengingatkan pemangku kebijakan untuk berani melakukan lompatan besar, konsistensi arah pembangunan, dan peneguhan nilai-nilai kemanusiaan sebagai fondasi peradaban. (FOTO : Dok Republika)

Board of Advisors Prasasti sekaligus Ketua Dewan Pembina BACenter Burhanuddin Abdullah memberikan pandangannya saat menghadiri forum Refleksi Akhir Tahun 2025, di The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Senin (29/12/2025). Jalan Indonesia ke depan masih panjang dan terjal. Sejumlah indikator menunjukkan Indonesia masih tertinggal dibanding negara tetangga, seperti produktivitas tenaga kerja dan inovasi. (FOTO : Dok Republika)

Board of Advisors Prasasti sekaligus Ketua Dewan Pembina BACenter Burhanuddin Abdullah (kedua kanan) bersama Cendekiawan Yudi Latif (kedua kiri) dan Budayawan Taufiq Ismail (kanan) menghadiri forum Refleksi Akhir Tahun 2025, di The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Senin 29/12/2025). Tokoh bangsa dan budayawan mengingatkan Pemerintah perlu selalu menata kelola sumber daya alam secara bijaksana dan berkelanjutan, agar pembangunan tidak menimbulkan kerentanan dampak bencana di masa depan. (FOTO : Dok Republika)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Board of Advisors Prasasti sekaligus Ketua Dewan Pembina BACenter Burhanuddin Abdullah bersama Cendekiawan Yudi Latif dan Budayawan Taufiq Ismail menghadiri forum Refleksi Akhir Tahun 2025, di The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Senin (29/12/2025).

Tokoh bangsa dan budayawan mengingatkan pemangku kebijakan untuk berani melakukan lompatan besar, konsistensi arah pembangunan, dan peneguhan nilai-nilai kemanusiaan sebagai fondasi peradaban.

sumber : Republika
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement