Sabtu 10 Jan 2026 23:59 WIB

Buka Tutup Jalan di Lembah Anai Sebabkan Antrean Panjang Kendaraan

Buka tutup jalan dilakukan karena ada pengerjaan infrastruktur pascabencana banjir.

Red: Edwin Dwi Putranto

Foto udara sejumlah kendaraan antre menunggu jadwal dibukanya jalan di Lembah Anai, Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (10/1/2026). Antrean panjang terjadi mulai dari Kota Padang Panjang hingga ke Kayu Tanam, Padang Pariaman, karena menunggu jadwal jalan mulai dibuka pukul 17.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB karena masih ada pengerjaan infrastruktur yang rusak pascabencana banjir bandang dan longsor di kawasan Lembah Anai. (FOTO : ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Kendaraan antre menunggu jadwal dibukanya jalan di Lembah Anai, Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (10/1/2026). Antrean panjang terjadi mulai dari Kota Padang Panjang hingga ke Kayu Tanam, Padang Pariaman, karena menunggu jadwal jalan mulai dibuka pukul 17.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB karena masih ada pengerjaan infrastruktur yang rusak pascabencana banjir bandang dan longsor di kawasan Lembah Anai. (FOTO : ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Sejumlah kendaraan antre menunggu jadwal dibukanya jalan di Lembah Anai, Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (10/1/2026). Antrean panjang terjadi mulai dari Kota Padang Panjang hingga ke Kayu Tanam, Padang Pariaman, karena menunggu jadwal jalan mulai dibuka pukul 17.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB karena masih ada pengerjaan infrastruktur yang rusak pascabencana banjir bandang dan longsor di kawasan Lembah Anai. (FOTO : ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, TANAH DATAR -- Sejumlah kendaraan antre menunggu jadwal dibukanya jalan di Lembah Anai, Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (10/1/2026).

Antrean panjang terjadi mulai dari Kota Padang Panjang hingga ke Kayu Tanam, Padang Pariaman, karena menunggu jadwal jalan mulai dibuka pukul 17.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB karena masih ada pengerjaan infrastruktur yang rusak pascabencana banjir bandang dan longsor di kawasan Lembah Anai.

 

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement