Ahad 18 Jan 2026 22:30 WIB

Sumur Mengering, Warga di Dua Kecamatan Padang Krisis Air Bersih

Kecamatan Pauh dan Kuranji Padang mengalami krisis air bersih.

Red: Edwin Dwi Putranto

Petugas BPBD Padang mengisi air bersih ke ember milik warga di Vila Tarok, Pasa Ambacang, Kuranji, Padang, Sumatera Barat, Ahad (18/1/2026). Dua wilayah kecamatan yaitu Pauh dan Kuranji mengalami krisis air bersih akibat mengeringnya sumur serta rusaknya bendungan dan irigasi pascabencana November 2025 sehingga masyarakat setempat bergantung pada suplai air bersih dari berbagai pihak. (FOTO : ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Petugas BPBD Padang mengisi air bersih ke ember milik warga di Vila Tarok, Pasa Ambacang, Kuranji, Padang, Sumatera Barat, Ahad (18/1/2026). Dua wilayah kecamatan yaitu Pauh dan Kuranji mengalami krisis air bersih akibat mengeringnya sumur serta rusaknya bendungan dan irigasi pascabencana November 2025 sehingga masyarakat setempat bergantung pada suplai air bersih dari berbagai pihak. (FOTO : ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Warga mengisi ember mereka dengan air bersih yang disalurkan BPBD Padang di Vila Tarok, Pasa Ambacang, Kuranji, Padang, Sumatera Barat, Ahad (18/1/2026). Dua wilayah kecamatan yaitu Pauh dan Kuranji mengalami krisis air bersih akibat mengeringnya sumur serta rusaknya bendungan dan irigasi pascabencana November 2025 sehingga masyarakat setempat bergantung pada suplai air bersih dari berbagai pihak. (FOTO : ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Warga mengisi ember mereka dengan air bersih yang disalurkan BPBD Padang di Vila Tarok, Pasa Ambacang, Kuranji, Padang, Sumatera Barat, Ahad (18/1/2026).

Dua wilayah kecamatan yaitu Pauh dan Kuranji mengalami krisis air bersih akibat mengeringnya sumur serta rusaknya bendungan dan irigasi pascabencana November 2025 sehingga masyarakat setempat bergantung pada suplai air bersih dari berbagai pihak.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement