Kamis 19 Feb 2026 18:05 WIB

Hadiri BCA Expoversary 2026, Wamenpar Menari Adat Khas Sumba

Wamenpar apresiasi peran Bakti BCA dalam mendorong pertumbuhan ekraf dan pariwisata.

Red: Edwin Dwi Putranto

Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia (Wamenpar), Ni Luh Enik Ermawati menari bersama masyarakat adat Sumba saat menghadiri BCA Expoversary 2026 di ICE BSD, Tangerang, Jumat (6/2/2026). Wamenpar Ni Luh Puspa mengapresiasi peran Bakti BCA dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata berkelanjutan melalui pembinaan pelaku usaha lokal. Ia menilai kolaborasi dunia usaha dan pemerintah menjadi kunci memperkuat daya saing destinasi wisata nasional. (FOTO : Dok Republika)

Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia (Wamenpar), Ni Luh Enik Ermawati berbincang dengan masyarakat adat Sumba saat menghadiri BCA Expoversary 2026 di ICE BSD, Tangerang, Jumat (6/2/2026). Wamenpar Ni Luh Puspa mengapresiasi peran Bakti BCA dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata berkelanjutan melalui pembinaan pelaku usaha lokal. Ia menilai kolaborasi dunia usaha dan pemerintah menjadi kunci memperkuat daya saing destinasi wisata nasional. (FOTO : Dok Republika)

Masyarakat adat Sumba menampilkan tarian tradisional saat perhelatan BCA Expoversary 2026 di ICE BSD, Tangerang, Jumat (6/2/2026). Wamenpar Ni Luh Puspa mengapresiasi peran Bakti BCA dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata berkelanjutan melalui pembinaan pelaku usaha lokal. Ia menilai kolaborasi dunia usaha dan pemerintah menjadi kunci memperkuat daya saing destinasi wisata nasional. (FOTO : Dok Republika)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia (Wamenpar), Ni Luh Enik Ermawati menari bersama masyarakat adat Sumba saat menghadiri BCA Expoversary 2026 di ICE BSD, Tangerang, Jumat (6/2/2026).

Wamenpar Ni Luh Puspa mengapresiasi peran Bakti BCA dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata berkelanjutan melalui pembinaan pelaku usaha lokal. Ia menilai kolaborasi dunia usaha dan pemerintah menjadi kunci memperkuat daya saing destinasi wisata nasional.

sumber : Republika
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement