Selasa 24 Feb 2026 03:08 WIB

Incar Laba Rp4 Triliun di 2026, BTN Perkuat Layanan Wealth Management

BTN gelar Economic Outlook & Chinese New Year 2026.

Red: Edwin Dwi Putranto

Wakil Direktur Utama BTN Oni Febriarto Rahardjo (tengah) bersama jajaran direksi BTN menghadiri BTN Economic Outlook & Chinese New Year 2026 di Jakarta, Senin (23/2/2026). BTN menegaskan penguatan layanan BTN Private dan BTN Prioritas melalui strategi investment with purpose. Kinerja 2025 yang mencatat laba Rp3,5 triliun atau tumbuh 16,4 persen year-on-year (YoY) menjadi modal penting memasuki 2026. (FOTO : Dok Republika)

Wakil Direktur Utama BTN Oni Febriarto Rahardjo memberikan sambutan saat menghadiri BTN Economic Outlook & Chinese New Year 2026 di Jakarta, Senin (23/2/2026). BTN menegaskan penguatan layanan BTN Private dan BTN Prioritas melalui strategi investment with purpose. Kinerja 2025 yang mencatat laba Rp3,5 triliun atau tumbuh 16,4 persen year-on-year (YoY) menjadi modal penting memasuki 2026. (FOTO : Dok Republika)

Wakil Direktur Utama BTN Oni Febriarto Rahardjo (tengah) bersama jajaran direksi BTN menghadiri BTN Economic Outlook & Chinese New Year 2026 di Jakarta, Senin (23/2/2026). BTN menegaskan penguatan layanan BTN Private dan BTN Prioritas melalui strategi investment with purpose. Kinerja 2025 yang mencatat laba Rp3,5 triliun atau tumbuh 16,4 persen year-on-year (YoY) menjadi modal penting memasuki 2026. (FOTO : Dok Republika)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Direktur Utama BTN Oni Febriarto Rahardjo bersama jajaran direksi BTN menghadiri BTN Economic Outlook & Chinese New Year 2026 di Jakarta, Senin (23/2/2026).

BTN menegaskan penguatan layanan BTN Private dan BTN Prioritas melalui strategi investment with purpose. Kinerja 2025 yang mencatat laba Rp3,5 triliun atau tumbuh 16,4 persen year-on-year (YoY) menjadi modal penting memasuki 2026.

sumber : Republika
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement