Kamis 05 Mar 2026 05:00 WIB

Mengaji Kitab Kuning, Tradisi Ramadhan di Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang

Tradisi mengaji kitab kuning diisi dengan pembahasan kitab As Siyam.

Red: Edwin Dwi Putranto

Santri menulis makna ayat yang dibacakan seorang ustaz saat mengikuti kajian kitab kuning As Siyam di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (4/3/2026). Tradisi mengaji kitab kuning pada bulan Ramadhan di pesantren tersebut diisi dengan pembahasan kitab As Siyam yang mengulas fikih puasa, keutamaan Ramadhan, serta adab dan hikmah ibadah, sebagai upaya memperdalam pemahaman keagamaan santri sekaligus menjaga kesinambungan tradisi literatur klasik Islam. (FOTO : ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

Santri menulis makna ayat yang dibacakan seorang ustaz saat mengikuti kajian kitab kuning As Siyam di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (4/3/2026). Tradisi mengaji kitab kuning pada bulan Ramadhan di pesantren tersebut diisi dengan pembahasan kitab As Siyam yang mengulas fikih puasa, keutamaan Ramadhan, serta adab dan hikmah ibadah, sebagai upaya memperdalam pemahaman keagamaan santri sekaligus menjaga kesinambungan tradisi literatur klasik Islam. (FOTO : ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

Santri menulis makna ayat yang dibacakan seorang ustaz saat mengikuti kajian kitab kuning As Siyam di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (4/3/2026). Tradisi mengaji kitab kuning pada bulan Ramadhan di pesantren tersebut diisi dengan pembahasan kitab As Siyam yang mengulas fikih puasa, keutamaan Ramadhan, serta adab dan hikmah ibadah, sebagai upaya memperdalam pemahaman keagamaan santri sekaligus menjaga kesinambungan tradisi literatur klasik Islam. (FOTO : ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Santri menulis makna ayat yang dibacakan seorang ustaz saat mengikuti kajian kitab kuning As Siyam di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (4/3/2026).

Tradisi mengaji kitab kuning pada bulan Ramadhan di pesantren tersebut diisi dengan pembahasan kitab As Siyam yang mengulas fikih puasa, keutamaan Ramadhan, serta adab dan hikmah ibadah, sebagai upaya memperdalam pemahaman keagamaan santri sekaligus menjaga kesinambungan tradisi literatur klasik Islam.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement