Kamis 02 Apr 2026 14:06 WIB

Plastik Makin Mahal, Pembeli Menyusut, Pedagang Resah

Kenaikan harga produk berbahan plastik mencapai 80 persen.

Rep: Prayogi/ Red: Edwin Dwi Putranto

Pedagang merapikan gelas plastik di salah satu toko plastik di kawasan Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (2/4/2026). Harga berbagai produk berbahan plastik mengalami kenaikan di sejumlah daerah dengan lonjakan yang cukup tinggi. (FOTO : Republika/Prayogi)

Pedagang melayani pembeli plastik di salah satu toko plastik di kawasan Pasar Minggu, Jakarta. Menurut pedagang, kenaikan harga mencapai hingga 80 persen, dengan rata-rata kenaikan berkisar antara Rp8.000 hingga Rp10.000. (FOTO : Republika/Prayogi)

Pedagang menunjukkan wadah plastik di salah satu toko plastik di kawasan Pasar Minggu, Jakarta. Harga kantong kresek ukuran 24 naik dari Rp13.000 menjadi Rp20.000 per pak. Kenaikan tersebut terjadi secara bertahap dalam tiga minggu terakhir. (FOTO : Republika/Prayogi)

Pedagang melayani pembeli plastik di salah satu toko plastik di kawasan Pasar Minggu, Jakarta. Harga berbagai produk berbahan plastik mengalami kenaikan di sejumlah daerah dengan lonjakan yang cukup tinggi. (FOTO : Republika/Prayogi)

Pedagang melayani pembeli plastik di salah satu toko plastik di kawasan Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (2/4/2026). Harga berbagai produk berbahan plastik mengalami kenaikan di sejumlah daerah dengan lonjakan yang cukup tinggi. Menurut pedagang, kenaikan harga mencapai hingga 80 persen, dengan rata-rata kenaikan berkisar antara Rp8.000 hingga Rp10.000. Sebagai contoh, harga kantong kresek ukuran 24 naik dari Rp13.000 menjadi Rp20.000 per pak. Kenaikan tersebut terjadi secara bertahap dalam tiga minggu terakhir. Penyebab utamanya adalah gangguan pasokan bahan baku dari Timur Tengah akibat konflik, yang menghambat impor nafta yang merupakan produk turunan minyak bumi. (FOTO : Republika/Prayogi)

Pedagang melayani pembeli plastik di salah satu toko plastik di kawasan Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (2/4/2026). Harga berbagai produk berbahan plastik mengalami kenaikan di sejumlah daerah dengan lonjakan yang cukup tinggi. Menurut pedagang, kenaikan harga mencapai hingga 80 persen, dengan rata-rata kenaikan berkisar antara Rp8.000 hingga Rp10.000. Sebagai contoh, harga kantong kresek ukuran 24 naik dari Rp13.000 menjadi Rp20.000 per pak. Kenaikan tersebut terjadi secara bertahap dalam tiga minggu terakhir. Penyebab utamanya adalah gangguan pasokan bahan baku dari Timur Tengah akibat konflik, yang menghambat impor nafta yang merupakan produk turunan minyak bumi. (FOTO : Republika/Prayogi)

Pedagang merapikan produk plastik di salah satu toko plastik di kawasan Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (2/4/2026). Harga berbagai produk berbahan plastik mengalami kenaikan di sejumlah daerah dengan lonjakan yang cukup tinggi. Menurut pedagang, kenaikan harga mencapai hingga 80 persen, dengan rata-rata kenaikan berkisar antara Rp8.000 hingga Rp10.000. Sebagai contoh, harga kantong kresek ukuran 24 naik dari Rp13.000 menjadi Rp20.000 per pak. Kenaikan tersebut terjadi secara bertahap dalam tiga minggu terakhir. Penyebab utamanya adalah gangguan pasokan bahan baku dari Timur Tengah akibat konflik, yang menghambat impor nafta yang merupakan produk turunan minyak bumi. (FOTO : Republika/Prayogi)

Warga mencari plastik di salah satu toko plastik di kawasan Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (2/4/2026). Harga berbagai produk berbahan plastik mengalami kenaikan di sejumlah daerah dengan lonjakan yang cukup tinggi. Menurut pedagang, kenaikan harga mencapai hingga 80 persen, dengan rata-rata kenaikan berkisar antara Rp8.000 hingga Rp10.000. Sebagai contoh, harga kantong kresek ukuran 24 naik dari Rp13.000 menjadi Rp20.000 per pak. Kenaikan tersebut terjadi secara bertahap dalam tiga minggu terakhir. Penyebab utamanya adalah gangguan pasokan bahan baku dari Timur Tengah akibat konflik, yang menghambat impor nafta yang merupakan produk turunan minyak bumi. (FOTO : Republika/Prayogi)

Pedagang merapikan produk plastik di salah satu toko plastik di kawasan Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (2/4/2026). Harga berbagai produk berbahan plastik mengalami kenaikan di sejumlah daerah dengan lonjakan yang cukup tinggi. Menurut pedagang, kenaikan harga mencapai hingga 80 persen, dengan rata-rata kenaikan berkisar antara Rp8.000 hingga Rp10.000. Sebagai contoh, harga kantong kresek ukuran 24 naik dari Rp13.000 menjadi Rp20.000 per pak. Kenaikan tersebut terjadi secara bertahap dalam tiga minggu terakhir. Penyebab utamanya adalah gangguan pasokan bahan baku dari Timur Tengah akibat konflik, yang menghambat impor nafta yang merupakan produk turunan minyak bumi. (FOTO : Republika/Prayogi)

Calon pembeli mencari plastik di salah satu toko plastik di kawasan Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (2/4/2026). Harga berbagai produk berbahan plastik mengalami kenaikan di sejumlah daerah dengan lonjakan yang cukup tinggi. Menurut pedagang, kenaikan harga mencapai hingga 80 persen, dengan rata-rata kenaikan berkisar antara Rp8.000 hingga Rp10.000. Sebagai contoh, harga kantong kresek ukuran 24 naik dari Rp13.000 menjadi Rp20.000 per pak. Kenaikan tersebut terjadi secara bertahap dalam tiga minggu terakhir. Penyebab utamanya adalah gangguan pasokan bahan baku dari Timur Tengah akibat konflik, yang menghambat impor nafta yang merupakan produk turunan minyak bumi. (FOTO : Republika/Prayogi)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pedagang merapikan gelas plastik di salah satu toko plastik di kawasan Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Harga berbagai produk berbahan plastik mengalami kenaikan di sejumlah daerah dengan lonjakan yang cukup tinggi. Menurut pedagang, kenaikan harga mencapai hingga 80 persen, dengan rata-rata kenaikan berkisar antara Rp8.000 hingga Rp10.000.

Sebagai contoh, harga kantong kresek ukuran 24 naik dari Rp13.000 menjadi Rp20.000 per pak. Kenaikan tersebut terjadi secara bertahap dalam tiga minggu terakhir. Penyebab utamanya adalah gangguan pasokan bahan baku dari Timur Tengah akibat konflik, yang menghambat impor nafta yang merupakan produk turunan minyak bumi.

sumber : Republika
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement