Senin 13 Apr 2026 16:30 WIB

Dari Limbah Dapur, ASN Batang Ubah Jelantah Jadi Energi Bersih

Pemkab Batang instruksikan ASN di lingkungan pemkab kumpulkan minyak jelantah.

Red: Edwin Dwi Putranto

Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) mengumpulkan minyak jelantah di Pendopo Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Senin (13/4/2026). Pemerintah setempat melalui PKK Kabupaten Batang menginstruksikan seluruh ASN di lingkungan pemkab mengumpulkan minyak jelantah yang dihargai Rp7 ribu per liter untuk diolah oleh pihak berwenang menjadi bahan bakar pesawat dan sumber energi bersih lainnya seperti biodiesel yang bertujuan mengurangi polusi limbah, emisi karbon dan mendukung ekonomi sirkular. (FOTO : ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra)

Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) mengumpulkan minyak jelantah di Pendopo Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Senin (13/4/2026). Pemerintah setempat melalui PKK Kabupaten Batang menginstruksikan seluruh ASN di lingkungan pemkab mengumpulkan minyak jelantah yang dihargai Rp7 ribu per liter untuk diolah oleh pihak berwenang menjadi bahan bakar pesawat dan sumber energi bersih lainnya seperti biodiesel yang bertujuan mengurangi polusi limbah, emisi karbon dan mendukung ekonomi sirkular. (FOTO : ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra)

Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) mengumpulkan minyak jelantah di Pendopo Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Senin (13/4/2026). Pemerintah setempat melalui PKK Kabupaten Batang menginstruksikan seluruh ASN di lingkungan pemkab mengumpulkan minyak jelantah yang dihargai Rp7 ribu per liter untuk diolah oleh pihak berwenang menjadi bahan bakar pesawat dan sumber energi bersih lainnya seperti biodiesel yang bertujuan mengurangi polusi limbah, emisi karbon dan mendukung ekonomi sirkular. (FOTO : ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, BATANG -- Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) mengumpulkan minyak jelantah di Pendopo Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Senin (13/4/2026).

Pemerintah setempat melalui PKK Kabupaten Batang menginstruksikan seluruh ASN di lingkungan pemkab mengumpulkan minyak jelantah yang dihargai Rp7 ribu per liter untuk diolah oleh pihak berwenang menjadi bahan bakar pesawat dan sumber energi bersih lainnya seperti biodiesel yang bertujuan mengurangi polusi limbah, emisi karbon dan mendukung ekonomi sirkular.

 

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement