Warga melihat abu vulkanik keluar dari Gunung Dukono yang terlihat di area bekas banjir lahar dingin Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Maluku Utara, Selasa (12/5/2026). Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) Dukono mencatat aktivitas vulkanik Gunung Dukono mengalami erupsi setinggi 2.000 meter pada Selasa (12/5) pukul 9:52 WIT dengan kolom abu berwarna putih hingga kelabu intensitas sedang hingga tebal condong ke arah barat laut dan saat ini gunung tersebut berada pada status Level II (Waspada). (FOTO : ANTARAFOTO/Andri Saputra)
Warga melintas di dekat tanda penutupan jalur pendakian di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Selasa (12/5/2026). Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menutup total jalur pendakian pasca erupsi pada Jumat (8/6) yang menewaskan satu WNI dan dua WNA asal Singapura tersebut guna mencegah jatuhnya korban jiwa baru di tengah aktivitas vulkanik Gunung Dukono yang masih terus berlangsung. (FOTO : ANTARAFOTO/Andri Saputra)
Foto udara Gunung Dukono mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Selasa (12/5/2026). Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menutup total jalur pendakian pasca erupsi pada Jumat (8/6) yang menewaskan satu WNI dan dua WNA asal Singapura tersebut guna mencegah jatuhnya korban jiwa baru di tengah aktivitas vulkanik Gunung Dukono yang masih terus berlangsung. (FOTO : ANTARAFOTO/Andri Saputra)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, MALUKU UTARA -- Warga melihat abu vulkanik keluar dari Gunung Dukono yang terlihat di area bekas banjir lahar dingin Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Maluku Utara, Selasa (12/5/2026).
Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menutup total jalur pendakian pasca erupsi pada Jumat (8/6) yang menewaskan satu WNI dan dua WNA asal Singapura tersebut guna mencegah jatuhnya korban jiwa baru di tengah aktivitas vulkanik Gunung Dukono yang masih terus berlangsung.
Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) Dukono mencatat aktivitas vulkanik Gunung Dukono mengalami erupsi setinggi 2.000 meter pada Selasa (12/5) pukul 9:52 WIT dengan kolom abu berwarna putih hingga kelabu intensitas sedang hingga tebal condong ke arah barat laut dan saat ini gunung tersebut berada pada status Level II (Waspada).
sumber : Antara Foto