Sabtu 16 May 2026 23:15 WIB

Terdampak Banjir, 73 Hektar Sawah di Kendari Gagal Panen

Pemkot Kendari mencatat sebanyak 151 hektar sawah terendam banjir .

Red: Edwin Dwi Putranto

Foto udara mesin combine harvester memanen padi yang terdampak banjir di areal persawahan Amohalo, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (16/5/2026). Pemkot Kendari mencatat sebanyak 151 hektare dari 320 hektare sawah di wilayah itu terendam banjir pada Sabtu (9/5) lalu yang menyebabkan 73 hektare diantaranya mengalami gagal panen sedang sisanya masih dapat dipanen guna mendorong percepatan pemulihan pada musim tanam berikutnya. (FOTO : ANTARA FOTO/Andry Denisah)

Sejumlah petani menyusun karung berisi padi yang terdampak banjir di areal persawahan Amohalo, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (16/5/2026). Pemkot Kendari mencatat sebanyak 151 hektare dari 320 hektare sawah di wilayah itu terendam banjir pada Sabtu (9/5) lalu yang menyebabkan 73 hektare diantaranya mengalami gagal panen sedang sisanya masih dapat dipanen guna mendorong percepatan pemulihan pada musim tanam berikutnya. (FOTO : ANTARA FOTO/Andry Denisah)

Petani dengan menggunakan mesin combine harvester memanen padi yang terdampak banjir di areal persawahan Amohalo, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (16/5/2026). Pemkot Kendari mencatat sebanyak 151 hektare dari 320 hektare sawah di wilayah itu terendam banjir pada Sabtu (9/5) lalu yang menyebabkan 73 hektare diantaranya mengalami gagal panen sedang sisanya masih dapat dipanen guna mendorong percepatan pemulihan pada musim tanam berikutnya. (FOTO : ANTARA FOTO/Andry Denisah)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, KENDARI -- Petani dengan menggunakan mesin combine harvester memanen padi yang terdampak banjir di areal persawahan Amohalo, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (16/5/2026).

Pemkot Kendari mencatat sebanyak 151 hektare dari 320 hektare sawah di wilayah itu terendam banjir pada Sabtu (9/5) lalu yang menyebabkan 73 hektare diantaranya mengalami gagal panen sedang sisanya masih dapat dipanen guna mendorong percepatan pemulihan pada musim tanam berikutnya.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement