Rabu 03 Jun 2026 17:30 WIB

Limbah Rumah Tangga Jadi Nilai Ekonomi Lewat Program Bayar Angsuran dengan Sampah

BTN perluas program bayar angsuran dengan sampah ke 8 provinsi di Indonesia.

Red: Edwin Dwi Putranto

Direktur Risk Management PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Setiyo Wibowo (kedua kiri) bersama Direktur Commercial Banking BTN Hermita (ketiga kiri), dan Kepala Kantor Wilayah Jawa Tengah dan DIY BTN Fitri Novianty berbincang dengan para pengurus Bank Sampah Muria Berseri di Kudus, Jawa Tengah, Rabu (3/6/2026). BTN memperkuat komitmen penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui kolaborasi bersama komunitas bank sampah lokal untuk mendorong pengelolaan sampah berbasis rumah tangga. Inisiatif tersebut merupakan pengembangan Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu yang mengubah sampah rumah tangga menjadi nilai ekonomi melalui rekening BTN sekaligus mendukung pengurangan emisi dari sektor perumahan. Hingga Maret 2026, program tersebut telah mengumpulkan lebih dari 1.261 kilogram sampah dari 21 klaster perumahan dan akan diperluas ke 8 provinsi serta 15 kota di Indonesia. (FOTO : Dok Republika)

Direktur Risk Management PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Setiyo Wibowo (kiri) dan Direktur Commercial Banking BTN Hermita berbincang dengan pengurus Bank Sampah Muria Berseri di Kudus, Jawa Tengah, Rabu (3/6/2026). BTN memperkuat komitmen penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui kolaborasi bersama komunitas bank sampah lokal untuk mendorong pengelolaan sampah berbasis rumah tangga. Inisiatif tersebut merupakan pengembangan Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu yang mengubah sampah rumah tangga menjadi nilai ekonomi melalui rekening BTN sekaligus mendukung pengurangan emisi dari sektor perumahan. Hingga Maret 2026, program tersebut telah mengumpulkan lebih dari 1.261 kilogram sampah dari 21 klaster perumahan dan akan diperluas ke 8 provinsi serta 15 kota di Indonesia. (FOTO : Dok Republika)

Direktur Risk Management PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Setiyo Wibowo (kedua kanan) berbincang dengan para pengurus Bank Sampah Muria Berseri di Kudus, Jawa Tengah, Rabu (3/6/2026). BTN memperkuat komitmen penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui kolaborasi bersama komunitas bank sampah lokal untuk mendorong pengelolaan sampah berbasis rumah tangga. Inisiatif tersebut merupakan pengembangan Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu yang mengubah sampah rumah tangga menjadi nilai ekonomi melalui rekening BTN sekaligus mendukung pengurangan emisi dari sektor perumahan. Hingga Maret 2026, program tersebut telah mengumpulkan lebih dari 1.261 kilogram sampah dari 21 klaster perumahan dan akan diperluas ke 8 provinsi serta 15 kota di Indonesia. (FOTO : Dok Republika)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, KUDUS -- Direktur Risk Management PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Setiyo Wibowo dan Direktur Commercial Banking BTN Hermita mengunjungi Bank Sampah Muria Berseri di Kudus, Jawa Tengah, Rabu (3/6/2026).

BTN memperkuat komitmen penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui kolaborasi bersama komunitas bank sampah lokal untuk mendorong pengelolaan sampah berbasis rumah tangga.

Inisiatif tersebut merupakan pengembangan Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu yang mengubah sampah rumah tangga menjadi nilai ekonomi melalui rekening BTN sekaligus mendukung pengurangan emisi dari sektor perumahan.

Hingga Maret 2026, program tersebut telah mengumpulkan lebih dari 1.261 kilogram sampah dari 21 klaster perumahan dan akan diperluas ke 8 provinsi serta 15 kota di Indonesia.

sumber : Republika
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement