Orang tua siswa gendong anaknya di bahu saat melintasi sungai Meureubo untuk berangkat ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) Alue Lhok dari Desa Canggai menuju ke Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, Aceh, Jumat (5/6/2026). Sejak empat hari terakhir para siswa SDN Alue Lhok terpaksa mengarungi aliran sungai menuju kesekolah untuk mengikuti ujian kenaikan kelas guna mempersingkat jarak tempuh delapan kilometer karena jembatan gantung penghubung antar desa rusak pascabencana banjir bandang akhir November 2025 lalu tak kunjung diperbaiki. (FOTO : ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)
Orang tua siswa menuntun saat melintasi sungai Meureubo untuk berangkat ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) Alue Lhok dari Desa Canggai menuju ke Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, Aceh, Jumat (5/6/2026). Sejak empat hari terakhir para siswa SDN Alue Lhok terpaksa mengarungi aliran sungai menuju kesekolah untuk mengikuti ujian kenaikan kelas guna mempersingkat jarak tempuh delapan kilometer karena jembatan gantung penghubung antar desa rusak pascabencana banjir bandang akhir November 2025 lalu tak kunjung diperbaiki. (FOTO : ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)
Orang tua siswa mempersiap anaknya seusai melintasi aliran sungai Meureubo untuk berangkat ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) Alue Lhok dari Desa Canggai menuju ke Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, Aceh, Jumat (5/6/2026). Sejak empat hari terakhir para siswa SDN Alue Lhok terpaksa mengarungi aliran sungai menuju kesekolah untuk mengikuti ujian kenaikan kelas guna mempersingkat jarak tempuh delapan kilometer karena jembatan gantung penghubung antar desa rusak pascabencana banjir bandang akhir November 2025 lalu tak kunjung diperbaiki. (FOTO : ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, ACEH -- Orang tua siswa menggendong anaknya di bahu saat melintasi sungai Meureubo untuk berangkat ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) Alue Lhok dari Desa Canggai menuju ke Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, Aceh, Jumat (5/6/2026).
Sejak empat hari terakhir para siswa SDN Alue Lhok terpaksa mengarungi aliran sungai menuju ke sekolah untuk mengikuti ujian kenaikan kelas guna mempersingkat jarak tempuh delapan kilometer karena jembatan gantung penghubung antar desa rusak pascabencana banjir bandang akhir November 2025 lalu tak kunjung diperbaiki.
sumber : Antara Foto