Sabtu 06 Jun 2026 14:15 WIB

Pemerintah, DPR, dan BI Sepakat Perkuat Sinergi Fiskal-Moneter untuk Stabilkan Rupiah

DPR dan pemerintah menggelar rapat koordinasi tentang fiskal dan moneter.

Red: Edwin Dwi Putranto

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (tengah) berbincang dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) dan Wakil Ketua Komisi XI DPR Mohamad Hekal (kanan) saat rapat koordinasi tentang fiskal dan moneter di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Pemerintah, DPR dan Bank Indonesia sepakat untuk memfokuskan fiskal dan moneter agar bisa seirama demi menciptakan stabilisasi nilai tukar rupiah. (FOTO : ANTARA FOTO/Meli Pratiwi)

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (tengah) bersama dengan Mensesneg Prasetyo Hadi (kedua kanan), Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kanan), Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (kiri) dan Wakil Ketua Komisi XI DPR Mohamad Hekal (kedua kiri) memberikan keterangan pers usai rapat koordinasi tentang fiskal dan moneter di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Pemerintah, DPR dan Bank Indonesia sepakat untuk memfokuskan fiskal dan moneter agar bisa seirama demi menciptakan stabilisasi nilai tukar rupiah. (FOTO : ANTARA FOTO/Meli Pratiwi)

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (kedua kanan) bersama dengan Mensesneg Prasetyo Hadi (kiri), Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah), Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo (kedua kiri) dan Wakil Ketua Komisi XI DPR Mohamad Hekal (kanan) bertumpu tangan usai rapat koordinasi tentang fiskal dan moneter di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Pemerintah, DPR dan Bank Indonesia sepakat untuk memfokuskan fiskal dan moneter agar bisa seirama demi menciptakan stabilisasi nilai tukar rupiah. (FOTO : ANTARA FOTO/Meli Pratiwi)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad bersama dengan Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan Wakil Ketua Komisi XI DPR Mohamad Hekal menghadiri rapat koordinasi tentang fiskal dan moneter di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026).

Pemerintah, DPR dan Bank Indonesia sepakat untuk memfokuskan fiskal dan moneter agar bisa seirama demi menciptakan stabilisasi nilai tukar rupiah.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement