Kamis 11 Jun 2026 14:50 WIB

Alergi Susu Sapi pada Anak Perlu Ditangani Sejak Dini

Sarihusada perkuat edukasi penanganan alergi susu sapi pada anak.

Red: Edwin Dwi Putranto

Medical and Scientific Affairs Director Sarihusada, Ray Wagiu Basrowi (kanan) berbincang dengan Healthcare Nutrition Director Sarihusada, Vera Saw (kedua kiri) dan HN Marketing & Strategy Director, Angelia Susanto berbincang disela diskusi mengenai Alergi Susu Sapi pada Anak di Jakarta, Kamis (11/6/2026). Dalam rangka menyambut World Allergy Week 2026, Sarihusada terus memperkuat inisiatif SADAR Alergi (Skrining Awal dan Asupan Rekomendasi Alergi), guna mendorong pentingnya edukasi, konsultasi dengan dokter spesialis anak, serta dukungan nutrisi yang tepat bagi anak dengan alergi susu sapi. (FOTO : Dok Republika)

Healthcare Nutrition Director Sarihusada, Vera Saw memberikan sambutan saat diskusi mengenai Alergi Susu Sapi pada Anak di Jakarta, Kamis (11/6/2026). Alergi protein susu sapi (APSS) merupakan salah satu kondisi alergi yang cukup sering dialami anak dan perlu dikenali sejak dini. (FOTO : Dok Republika)

Dokter Spesialis Anak Subspesialis Alergi Imunologi Konsultan, Molly Dumakuri Oktarina (kanan) memberikan paparannya saat diskusi mengenai Alergi Susu Sapi pada Anak di Jakarta, Kamis (11/6/2026). Berdasarkan studi dalam Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition (2025), prevalensi global alergi susu sapi berkisar antara 2 persen hingga 7,5 persen. Sementara di Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat angka kejadiannya dapat mencapai hingga 7,5 persen. (FOTO : Dok Republika)

Peserta mengikuti diskusi mengenai Alergi Susu Sapi pada Anak di Jakarta, Kamis (11/6/2026). Gejala alergi susu sapi sering kali menyerupai kondisi umum lainnya, seperti ruam kulit, gangguan pencernaan, atau perubahan perilaku anak setelah mengonsumsi susu, sehingga kerap tidak disadari sejak dini. (FOTO : Dok Republika)

Dokter Spesialis Anak Subspesialis Alergi Imunologi Konsultan, Molly Dumakuri Oktarina, Medical and Scientific Affairs Director Sarihusada, Ray Wagiu Basrowi, HN Marketing & Strategy Director, Angelia Susanto dan Healthcare Nutrition Director Sarihusada, Vera Saw (dari kanan) saat menghadiri diskusi mengenai Alergi Susu Sapi pada Anak di Jakarta, Kamis (11/6/2026). Sarihusada terus memperkuat inisiatif SADAR Alergi (Skrining Awal dan Asupan Rekomendasi Alergi), guna mendorong pentingnya edukasi, konsultasi dengan dokter spesialis anak, serta dukungan nutrisi yang tepat bagi anak dengan alergi susu sapi. Ini menjadi pengingat akan pentingnya penanganan alergi yang tepat sebagi bagian dari upaya menjaga kualitas hidup dan tumbuh kembang anak secara optimal. (FOTO : Dok Republika)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dokter Spesialis Anak Subspesialis Alergi Imunologi Konsultan, Molly Dumakuri Oktarina, Medical and Scientific Affairs Director Sarihusada, Ray Wagiu Basrowi, HN Marketing & Strategy Director, Angelia Susanto dan Healthcare Nutrition Director Sarihusada, Vera Saw (dari kanan) saat menghadiri diskusi mengenai Alergi Susu Sapi pada Anak di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Dalam rangka menyambut World Allergy Week 2026, Sarihusada terus memperkuat inisiatif SADAR Alergi (Skrining Awal dan Asupan Rekomendasi Alergi), guna mendorong pentingnya edukasi, konsultasi dengan dokter spesialis anak, serta dukungan nutrisi yang tepat bagi anak dengan alergi susu sapi. Ini menjadi pengingat akan pentingnya penanganan alergi yang tepat sebagi bagian dari upaya menjaga kualitas hidup dan tumbuh kembang anak secara optimal.

sumber : Republika
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement