Rabu 22 Jul 2026 23:59 WIB

Kemarau Panjang, Debit Air Situ Ciburuy Terus Menyusut

Penyusutan debit air Situ Ciburuy memunculkan hamparan daratan.

Red: Edwin Dwi Putranto

Foto udara sejumlah anak bermain di Situ Ciburuy yang mengalami penyusutan debit air di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (22/7/2026). Kemarau yang berlangsung selama sebulan terakhir menyebabkan debit air Situ Ciburuy, danau buatan peninggalan Hindia Belanda dengan luas kawasan sekitar 45 hektare, menyusut hingga memunculkan hamparan daratan di sejumlah titik dan menurunkan kedalaman air menjadi sekitar satu hingga dua meter. (FOTO : ANTARA FOTO/Abdan Syakura)

Sejumlah bermain di Situ Ciburuy yang debit airnya menyusut di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (22/7/2026). Kemarau yang berlangsung selama sebulan terakhir menyebabkan debit air Situ Ciburuy, danau buatan peninggalan Hindia Belanda dengan luas kawasan sekitar 45 hektare, menyusut hingga memunculkan hamparan daratan di sejumlah titik dan menurunkan kedalaman air menjadi sekitar satu hingga dua meter. (FOTO : ANTARA FOTO/Abdan Syakura)

Foto udara kondisi Situ Ciburuy yang debit airnya menyusut di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (22/7/2026). Kemarau yang berlangsung selama sebulan terakhir menyebabkan debit air Situ Ciburuy, danau buatan peninggalan Hindia Belanda dengan luas kawasan sekitar 45 hektare, menyusut hingga memunculkan hamparan daratan di sejumlah titik dan menurunkan kedalaman air menjadi sekitar satu hingga dua meter. (FOTO : ANTARA FOTO/Abdan Syakura)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, PADALARANG -- Kemarau yang berlangsung selama sebulan terakhir perlahan mengubah wajah Situ Ciburuy di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Danau buatan peninggalan Hindia Belanda seluas sekitar 45 hektare itu mengalami penyusutan debit air hingga memunculkan hamparan daratan di sejumlah titik.

Di tengah perubahan bentang alam tersebut, anak-anak tetap memanfaatkan tepian situ sebagai ruang bermain, sementara masyarakat berharap hujan segera turun agar permukaan air kembali normal dan fungsi danau sebagai penyangga ekosistem serta destinasi wisata tetap terjaga.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement