Senin 03 Aug 2026 07:15 WIB

Lebak Siaga Darurat Kekeringan, Debit Sungai Ciberang Menurun

Pemkab Lebak menetapkan status siaga darurat kekeringan hingga 14 Agustus.

Red: Edwin Dwi Putranto

Warga mencuci pakaian di aliran sungai Ciberang yang debit airnya mulai menyusut di Cipanas, Lebak, Banten, Ahad (2/8/2026). BPBD Kabupaten Lebak menetapkan status siaga darurat kekeringan akibat musim kemarau panjang hingga 14 Agustus 2026 dengan wilayah terdampak yang dipetakan mencakup 90 desa di 23 kecamatan. (FOTO : ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)

Kemarau panjang menyebabkan debit Sungai Ciberang terus berkurang, meski sebagian warga masih memanfaatkan aliran sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (FOTO : ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)

Sebanyak 90 desa di 23 kecamatan di Kabupaten Lebak dipetakan sebagai wilayah terdampak kekeringan. Pemerintah daerah terus memantau kondisi sumber air dan menyiapkan langkah antisipasi bagi masyarakat. (FOTO : ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, LEBAK -- Musim kemarau yang berkepanjangan mulai berdampak pada debit Sungai Ciberang di Kabupaten Lebak, Banten. Menyusutnya aliran sungai menjadi salah satu tanda kekeringan yang melanda wilayah tersebut.

Pemerintah Kabupaten Lebak melalui BPBD telah menetapkan status siaga darurat kekeringan hingga 14 Agustus 2026 dengan 90 desa di 23 kecamatan masuk dalam wilayah terdampak.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement