Kamis 13 Aug 2026 22:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Kualitas Udara Masuk Kategori Sangat tidak Sehat

Sebaran asap terdeteksi di Sumsel, Kalbar, Kalteng, dan Kalsel.

Red: Edwin Dwi Putranto

Sejumlah pelajar berangkat sekolah menggunakan perahu tradisional melewati kawasan yang diselimuti kabut asap di Sungai Ogan, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (13/8/2026). Kualitas udara di Palembang masuk dalam kategori sangat tidak sehat pada pagi hari akibat kabut asap yang ditimbulkan oleh karhutla.. (FOTO : ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

Sejumlah pengendara melintas di atas jembatan Ampera yang diselimuti kabut asap di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (13/8/2026). Berdasarkan citra satelit Himawari-9 yang dipantau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Kamis (13/8) pukul 10:00 WIB, terdeteksi terjadi sebaran asap di wilayah Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di daerah tersebut. (FOTO : ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

Sejumlah kapal tradisional berada di pinggir pelabuhan 16 ilir yang diselimuti kabut asap di Palembang. Kabut asap tersebut merupakan dampak dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di berbagai Kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan. (FOTO : ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Kabut asap menyelimuti kawasan Pelabuhan 16 Ilir, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (13/8/2026), menyusul kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah.

Berdasarkan pemantauan BMKG melalui citra satelit Himawari-9 pada pukul 10.00 WIB, sebaran asap terdeteksi di Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Kondisi tersebut turut berdampak pada kualitas udara di Palembang yang pada pagi hari masuk kategori sangat tidak sehat.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement