Aktivis Lingkungan Desak Korporasi Pembakar Hutan Dihukum dan Dicabut Izinnya
Walhi desak pemerintah cabut izin korporasi perusahaan yang terbukti membakar hutan.
Rep: Thoudy Badai/ Red: Edwin Dwi Putranto
Aktivis lingkungan dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) melakukan aksi terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Tosari, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Mereka mendesak pemerintah untuk menghukum dan mencabut izin korporasi yang terbukti membakar hutan dan lahan yang memicu kabut asap. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)
Sejumlah aktivis membawa poster saat menggelar aksi menyoroti persoalan karhutla. Pesan yang mereka bawa ditujukan kepada pemerintah agar tidak berhenti pada penanganan kebakaran, tetapi juga menindak pihak yang terbukti menjadi penyebabnya. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)
Aktivis menyampaikan tuntutan dalam aksi terkait karhutla di Jakarta. Mereka mendesak pemerintah memberikan hukuman tegas kepada korporasi yang terbukti membakar hutan dan lahan. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)
Aktivis lingkungan dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) melakukan aksi terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Tosari, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Mereka mendesak pemerintah untuk menghukum dan mencabut izin korporasi yang terbukti membakar hutan dan lahan yang memicu kabut asap. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)
Aksi aktivis lingkungan berlangsung di kawasan Tosari, Jakarta. Di tengah ancaman karhutla dan kabut asap, tuntutan tersebut menjadi pengingat bahwa penanganan bencana tidak hanya membutuhkan pemadaman, tetapi juga pengawasan dan penegakan hukum terhadap pihak yang bertanggung jawab. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)
Aktivis lingkungan dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) melakukan aksi terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Tosari, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Mereka mendesak pemerintah untuk menghukum dan mencabut izin korporasi yang terbukti membakar hutan dan lahan yang memicu kabut asap. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian para aktivis lingkungan. Aktivis dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menggelar aksi di kawasan Tosari, Jakarta, Jumat (14/8/2026), dengan membawa tuntutan agar pemerintah bertindak tegas terhadap korporasi yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan. Mereka mendesak penegakan hukum hingga pencabutan izin perusahaan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas dampak karhutla dan kabut asap yang ditimbulkan.
sumber : Republika