Jumat 14 Aug 2026 22:01 WIB

Seruan Penolakan LGBT Menggema di Balai Kota Bogor

Aksi damai tolak LGBT digelar di Balai Kota Bogor.

Red: Edwin Dwi Putranto

Peserta aksi yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Bogor membawa poster saat aksi damai Tolak Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender dan Questioning (LGBTQ) di Balaikota Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/8/2026). Mereka mendesak Wali Kota Bogor untuk segera menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang Pencegahan dan Penanggulangan Perilaku Penyimpangan Seksual (P4S) dan mensosialisasikan ke seluruh instansi serta elemen masyarakat agar bersama-sama menegakkan aturan tersebut sehingga masalah perilaku penyimpangan seksual bisa diatasi. (FOTO : ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

Peserta aksi menyampaikan aspirasi di kawasan Balai Kota Bogor. Mereka mendesak Wali Kota Bogor menerbitkan Perwali tentang Pencegahan dan Penanggulangan Perilaku Penyimpangan Seksual (P4S). (FOTO : ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

Peserta aksi yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Bogor membawa poster saat aksi damai Tolak Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender dan Questioning (LGBTQ) di Balaikota Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/8/2026). Mereka mendesak Wali Kota Bogor untuk segera menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang Pencegahan dan Penanggulangan Perilaku Penyimpangan Seksual (P4S) dan mensosialisasikan ke seluruh instansi serta elemen masyarakat agar bersama-sama menegakkan aturan tersebut sehingga masalah perilaku penyimpangan seksual bisa diatasi. (FOTO : ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Peserta aksi yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Bogor membawa sejumlah poster saat menggelar aksi damai di Balai Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/8/2026).

Dalam aksinya, mereka menyampaikan tuntutan kepada Pemerintah Kota Bogor agar segera menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang Pencegahan dan Penanggulangan Perilaku Penyimpangan Seksual (P4S), serta melakukan sosialisasi aturan tersebut kepada instansi dan masyarakat.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement