Kamis 20 Aug 2026 14:33 WIB

Imbas Kemarau, Ribuan Ton Ikan Keramba di Sungai Batanghari Mati

Kematian ikan dalam jumlah besar membuat petani keramba merugi.

Red: Edwin Dwi Putranto

Puluhan ikan mengapung di dalam keramba apung Sungai Batanghari, Pematang Jering, Muaro Jambi, Jambi, Kamis (20/8/2026). Kematian ikan dalam jumlah besar terjadi di tengah musim kemarau yang membuat debit Sungai Batanghari menyusut dan kondisi air diduga mengalami penurunan kualitas. (FOTO : ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

Petani mengangkat ikan yang mati dari keramba apung Sungai Batanghari. Petani setempat mengungkapkan bahwa musim kemarau yang terjadi sejak sebulan terakhir memicu penurunan kualitas air Sungai Batanghari sehingga menyebabkan ribuan ton ikan keramba mati. Hanya sekitar 10 persen ikan yang ditebar dapat bertahan hidup, sementara sebagian besar lainnya mati. (FOTO : ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

Petani memberi pakan ikan di dalam keramba apung Sungai Batanghari. Keramba apung di Sungai Batanghari menjadi tumpuan penghasilan petani setempat. Di tengah kematian ikan, petani menghadapi kerugian sekitar Rp500 ribu hingga Rp1 juta per hari. (FOTO : ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI -- Ribuan ton ikan keramba apung mati di Sungai Batanghari, Pematang Jering, Muaro Jambi, Jambi, Kamis (20/8/2026). Kematian ikan dalam jumlah besar terjadi di tengah musim kemarau yang membuat debit Sungai Batanghari menyusut dan kondisi air diduga mengalami penurunan kualitas.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement