Kamis 27 Aug 2026 09:40 WIB

Kabut Asap Selimuti Jambi, Siswa Diwajibkan Pakai Masker di Sekolah

Masker dibagikan secara gratis untuk siswa SDN 197 Tanjung Jabung Timur.

Red: Edwin Dwi Putranto

Siswa kelas 3 dan 4 SDN 197 Desa Rawasari mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan memakai masker di Tanjung Jabung Timur, Jambi, Rabu (26/8/2026). Penggunaan masker diwajibkan pihak sekolah untuk mengurangi dampak paparan asap karhutla. (FOTO : ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

Siswa bermain di luar kelas saat istirahat belajar mengajar. Masker dibagikan secara gratis oleh pihak sekolah sebagai langkah perlindungan bagi siswa dari asap kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sekitar desa sejak Selasa (25/8/2026). (FOTO : ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

Siswa berdiri di luar kelas saat istirahat belajar mengajar. Di tengah kondisi udara yang terdampak asap, sekolah menerapkan penggunaan masker untuk membantu melindungi kesehatan siswa selama beraktivitas. (FOTO : ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

Siswa SDN 197 Desa Rawasari mengenakan masker saat mengikuti pembelajaran di sekolah. Kabut asap akibat karhutla tidak menghentikan aktivitas belajar mengajar, namun pihak sekolah mengambil langkah pencegahan dengan mewajibkan siswa menggunakan masker. (FOTO : ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI -- Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai mengganggu aktivitas warga di Tanjung Jabung Timur, Jambi. Kondisi tersebut turut dirasakan para siswa SDN 197 Desa Rawasari yang tetap mengikuti kegiatan belajar mengajar di tengah kualitas udara yang terdampak asap, Rabu (26/8/2026).

Untuk mengurangi risiko paparan asap, pihak sekolah mewajibkan siswa menggunakan masker selama berada di sekolah. Masker dibagikan secara gratis kepada siswa sebagai langkah perlindungan, sementara kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung. Karhutla di desa tersebut dilaporkan mulai terjadi sejak Selasa (25/8/2026).

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement