Petugas menata bahan masakan untuk Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (8/9/2026). Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara distribusi program MBG di sejumlah wilayah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau seiring pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan durasi yang menyesuaikan kebijakan pemerintah daerah setempat. (FOTO : ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan)
Dua petugas menata ompreng Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (8/9/2026). Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara distribusi program MBG di sejumlah wilayah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau seiring pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan durasi yang menyesuaikan kebijakan pemerintah daerah setempat. (FOTO : ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan)
Petugas mengelap meja di salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (8/9/2026). Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara distribusi program MBG di sejumlah wilayah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau seiring pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan durasi yang menyesuaikan kebijakan pemerintah daerah setempat. (FOTO : ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah wilayah yang menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Kebijakan tersebut dilakukan dengan menyesuaikan kondisi dan keputusan pemerintah daerah setempat.
Di Bekasi, aktivitas penyiapan makanan di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tetap berlangsung di tengah penyesuaian layanan. Penghentian distribusi menjadi bagian dari langkah pemerintah menyesuaikan pelaksanaan program dengan kondisi belajar dan keselamatan peserta didik.
sumber : Antara Foto