Ahad 27 Sep 2026 20:15 WIB

Menjaga Gajah Sumatera Tetap Lestari di Pusat Konservasi Aek Nauli

Tujuh Gajah Sumatera dirawat di Pusat Konservasi Aek Nauli.

Rep: Prayogi/ Red: Edwin Dwi Putranto

Mahout (pawang gajah) berada di dekat salah satu gajah Sumatera yang ada di Pusat Konservasi Gajah Aek Nauli, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (24/9/2026). Keberadaan gajah Sumatera di Pusat Konservasi Gajah Aek Nauli menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian satwa yang terancam punah. (FOTO : Republika/Prayogi)

Salah satu gajah Sumatera yang ada di Pusat Konservasi Gajah Aek Nauli, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (24/9/2026). Pusat konservasi tersebut juga menjadi ruang perawatan dan perlindungan gajah sebelum maupun selama berada dalam program konservasi. (FOTO : Republika/Prayogi)

Karyawan Pertamina didampingi Mahout (pawang gajah) menyaksikan pemberian makan ke salah satu gajah Sumatera di Pusat Konservasi Gajah Aek Nauli. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari perawatan rutin gajah yang berada di pusat konservasi. (FOTO : Republika/Prayogi)

Gajah Sumatera menikmati air di kolam mandi Pusat Konservasi Gajah Aek Nauli. Mandi menjadi salah satu aktivitas yang dilakukan untuk menjaga kondisi tubuh gajah sekaligus memberikan ruang bagi satwa untuk beraktivitas. (FOTO : Republika/Prayogi)

Seekor gajah Sumatera berjalan mengikuti arahan mahout menuju area kolam di Pusat Konservasi Gajah Aek Nauli. Pendampingan mahout dilakukan untuk memastikan aktivitas gajah berlangsung aman dan terarah. (FOTO : Republika/Prayogi)

Sejumlah gajah Sumatera berada di kawasan Pusat Konservasi Gajah Aek Nauli, Simalungun. Saat ini terdapat tujuh ekor gajah di pusat konservasi tersebut, terdiri atas dua jantan dan lima betina. (FOTO : Republika/Prayogi)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, SIMALUNGUN -- Pusat Konservasi Gajah Aek Nauli di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, menjadi salah satu tempat untuk merawat dan menjaga kelestarian gajah Sumatera. Sebanyak tujuh ekor gajah yang terdiri atas dua jantan dan lima betina saat ini berada di pusat konservasi tersebut, Kamis (24/9/2026).

Aktivitas harian gajah dilakukan dengan pendampingan mahout, termasuk saat menuju kolam untuk mandi. Keberadaan pusat konservasi menjadi bagian dari upaya menjaga gajah Sumatera yang populasinya terus menghadapi berbagai ancaman di habitat alaminya.

sumber : Republika
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement