Anggota satuan Jihandak dari tim Gegana Brimob Polda NTB berhasil menyelamatkan diri dari ledakan bom saat simulasi pengamanan dan kontingensi di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika di Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, Senin (28/9/2026). Latihan tersebut digelar sebagai persiapan pengamanan ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. (FOTO : ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
Pengunjuk rasa melempar barikade kepolisian saat simulasi pengamanan dan kontingensi di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika di Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, Senin (28/9/2026). Simulasi tersebut menjadi bagian dari latihan untuk menguji kesiapan personel dalam menghadapi situasi darurat yang dapat terjadi selama penyelenggaraan ajang balap. (FOTO : ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
Tim Brimob Polda NTB melakukan penyergapan teroris saat simulasi pengamanan dan kontingensi di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika di Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, NTB, Senin (28/9/2026). Ajang MotoGP tersebut dijadwalkan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026, sehingga kesiapan personel dan koordinasi pengamanan menjadi bagian penting dalam persiapan penyelenggaraan. (FOTO : ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK TENGAH -- Polri menggelar simulasi pengamanan dan kontingensi di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Kuta, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Senin (28/9/2026). Kegiatan tersebut melibatkan anggota kepolisian, termasuk satuan Jihandak dari tim Gegana Brimob Polda NTB, sebagai persiapan pengamanan ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
Simulasi mencakup penanganan berbagai situasi yang berpotensi terjadi selama penyelenggaraan balapan, termasuk ancaman bom. Latihan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel dalam merespons keadaan darurat dan menjaga keamanan selama ajang MotoGP Mandalika yang dijadwalkan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026.
sumber : Antara Foto