Selasa 29 Sep 2026 13:15 WIB

Petugas Berjibaku Padamkan Kebakaran TPA Jatibarang Semarang

Kebakaran melanda area seluas sekitar 1.000 meter persegi di TPA Jatibarang.

Red: Edwin Dwi Putranto

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran melakukan pendinginan di TPA Jatibarang Zona 3, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (29/9/2026). Upaya tersebut dilakukan setelah kebakaran yang mulai terjadi pada Senin (28/9) sekitar pukul 22.20 WIB. Sebanyak tujuh unit mobil pemadam dikerahkan setelah api terlihat cukup besar di area tersebut. (FOTO : ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Petugas menyemprotkan air ke sejumlah titik di area TPA Jatibarang untuk memastikan bara dan sumber panas benar-benar padam. Area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 1.000 meter persegi. Hingga Selasa pagi, petugas masih melakukan pendinginan karena terdapat beberapa titik api kecil yang perlu ditangani agar tidak kembali membesar. (FOTO : ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Aktivitas petugas di Zona 3 TPA Jatibarang berlangsung hingga tahap pendinginan setelah kobaran api berhasil dikendalikan. Kebakaran kali ini terjadi di tengah upaya pencegahan yang sebelumnya dilakukan secara rutin, dengan pendinginan area TPA untuk mengurangi potensi munculnya titik api selama musim kemarau. Sementara itu, penyebab kebakaran pada Senin malam tersebut masih belum diketahui secara pasti dan masih dalam penelusuran. (FOTO : ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Kebakaran melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang Zona 3, Semarang, Jawa Tengah, sejak Senin (28/9/2026) sekitar pukul 22.20 WIB. Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mengerahkan tujuh unit mobil pemadam untuk menangani api yang membakar area sekitar 1.000 meter persegi.

Petugas terus melakukan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Penanganan dilakukan secara bertahap mengingat material sampah di area TPA dapat menyimpan panas dan membuat api kembali muncul.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement