Selasa 29 Sep 2026 22:05 WIB

Enam Pekan Berlalu, Warga Nagekeo Masih Bertahan di Tenda Pengungsian

23.578 warga terdampak gempa masih berada di tenda pengungsian.

Red: Edwin Dwi Putranto

Warga penyintas gempa bumi bercengkerama bersama anaknya di depan tenda pengungsian di Tendakinde, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Selasa (29/9/2026). Enam pekan setelah gempa, tenda darurat masih menjadi tempat warga menjalani keseharian sambil menunggu kondisi memungkinkan untuk kembali ke rumah. (FOTO : ANTARA FOTO/Mega Tokan)

Sejumlah warga mengangkat alas tempat tidur untuk diletakkan di dalam tenda pengungsian, di Tendakinde, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Selasa (29/9/2026). Ruang sederhana di lokasi pengungsian tidak hanya menjadi tempat berlindung, tetapi juga menjadi tempat warga berkumpul, beristirahat, dan menghabiskan waktu bersama keluarga setelah kehilangan kenyamanan rumah akibat gempa. (FOTO : ANTARA FOTO/Mega Tokan)

Warga beraktivitas di kawasan pengungsian yang masih dihuni penyintas gempa bumi di Nagekeo. Berdasarkan data BNPB per 29 September 2026, sebanyak 23.578 warga terdampak gempa masih berada di pengungsian, menunjukkan proses pemulihan dan kepulangan warga masih berlangsung. (FOTO : ANTARA FOTO/Mega Tokan)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, NAGEKEO -- Warga penyintas gempa bumi masih bertahan di tenda pengungsian di Tendakinde, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Selasa (29/9/2026). Enam pekan setelah gempa, tenda darurat masih menjadi tempat tinggal sementara bagi warga yang belum dapat kembali ke rumah.

Di tengah keterbatasan, warga tetap menjalani aktivitas bersama keluarga, termasuk menghabiskan waktu dan bercengkerama di sekitar tenda. Berdasarkan data BNPB per 29 September 2026, sebanyak 23.578 warga terdampak gempa masih berada di pengungsian.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement