Ahad 04 Oct 2026 09:00 WIB

Jembatan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Nagan Raya Andalkan Perahu untuk Menyeberang

Jembatan gunung kong rusak akibat banjir pada 25 November 2025 lalu.

Red: Edwin Dwi Putranto

Warga menggunakan perahu untuk menyeberangi Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Lamie di Desa Blang Luah, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, Aceh, Sabtu (3/10/2026). Perahu menjadi sarana utama masyarakat untuk menuju wilayah di seberang sungai setelah Jembatan Gunung Kong mengalami kerusakan akibat banjir pada 25 November 2025. (FOTO : ANTARAFOTO/Akramul Muslim)

Foto udara memperlihatkan kondisi Jembatan gunung kong yang putus di Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Lamie, Desa Blang Luah, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, Aceh. Hingga kini, Jembatan Gunung Kong belum tertangani sehingga masyarakat masih mengandalkan jalur sungai untuk mengakses wilayah seberang. Kondisi tersebut membuat perjalanan warga bergantung pada keberadaan perahu sebagai penghubung sementara. (FOTO : ANTARAFOTO/Akramul Muslim)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, NAGAN RAYA -- Warga menggunakan perahu untuk menyeberangi Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Lamie di Desa Blang Luah, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, Aceh, Sabtu (3/10/2026). Perahu menjadi pilihan warga untuk beraktivitas dan menuju wilayah di seberang sungai setelah Jembatan Gunung Kong rusak akibat banjir pada 25 November 2025.

Hingga kini, jembatan tersebut belum tertangani sehingga akses masyarakat masih bergantung pada jalur sungai. Bagi warga, menyeberang dengan perahu bukan sekadar pilihan, tetapi menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan dan menjangkau wilayah di seberang DAS Krueng Lamie.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement