Selasa 06 Oct 2026 22:45 WIB

Lima Bulan dalam Sandera, Empat ABK MT Honour 25 Kembali ke Pelukan Keluarga

Pemerintah berhasil memulangkan 4 WNI yang sempat disandera di Somalia.

Red: Edwin Dwi Putranto

Anak buah kapal MT Honour 25 Ashari Samadikun (kanan) bersama Fiki Mutakin (keempat kiri) dan Adi Faizal (ketiga kanan) berpelukan dengan keluarga setibanya di Terminal VIP Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (6/10/2026). Pemerintah berhasil memulangkan empat warga negara Indonesia anak buah kapal MT Honour 25 yang menjadi korban pembajakan kapal oleh kelompok perompak di Somalia dan disandera selama lebih dari lima bulan. (FOTO : ANTARA FOTO/ Putra M. Akbar)

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono (kiri) dan Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir (kedua kanan) berpelukan dengan anak buah kapal MT Honour 25 Ashari Samadikun (kanan) dan Adi Faizal (kedua kiri) usai konferensi pers di Terminal VIP Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (6/10/2026). Kepulangan mereka menjadi momen yang telah lama dinantikan setelah lebih dari lima bulan berada dalam penyanderaan oleh perompak Somalia. (FOTO : ANTARA FOTO/ Putra M. Akbar)

Anak buah kapal MT Honour 25 Ashari Samadikun menangis saat menyampaikan keterangan pers di Terminal VIP Bandara Soekarno-Hatta. Setelah menjalani perjalanan panjang, para ABK akhirnya kembali berkumpul bersama orang-orang terdekat. Pemerintah memulangkan empat warga negara Indonesia tersebut setelah mereka menjadi korban pembajakan dan penyanderaan kapal MT Honour 25 di perairan Somalia. (FOTO : ANTARA FOTO/ Putra M. Akbar)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Setelah lebih dari lima bulan berada dalam penyanderaan, empat anak buah kapal (ABK) MT Honour 25 akhirnya kembali ke Indonesia. Mereka tiba di Terminal VIP Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (6/10/2026), dan langsung bertemu keluarga yang telah lama menanti kepulangan mereka.

Pelukan dan tangis haru mewarnai pertemuan tersebut. Kepulangan para ABK menjadi akhir dari masa panjang yang penuh ketidakpastian setelah mereka menjadi korban pembajakan oleh perompak Somalia. Kini, mereka kembali ke rumah dan berkumpul bersama orang-orang terdekat setelah berbulan-bulan terpisah.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement