Warga mencari butiran emas di kawasan Danau Semayang, Kota Bangun, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Ahad (11/10/2026). Hamparan daratan yang biasanya tertutup air kini menjadi tempat warga mencoba peruntungan. Bagi sebagian warga yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan, pencarian butiran emas menjadi alternatif untuk mendapatkan penghasilan tambahan saat danau mengering akibat kemarau. (FOTO : ANTARA FOTO/Angga Palguna)
Warga setempat memanfaatkan kawasan Danau Semayang yang mengering untuk mencari butiran emas sebagai sumber pendapatan tambahan. Aktivitas ini menjadi salah satu cara mereka menyiasati perubahan kondisi danau selama musim kemarau. Di tengah terbatasnya aktivitas sebagai nelayan, warga berharap butiran emas yang ditemukan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. (FOTO : ANTARA FOTO/Angga Palguna)
Danau Semayang mengering sejak Agustus 2026 akibat musim kemarau. Surutnya air membuat daratan di kawasan danau terbuka dan dapat dijangkau warga. Perubahan bentang alam ini turut mengubah aktivitas masyarakat setempat, yang selama ini menggantungkan penghasilan pada hasil tangkapan ikan. (FOTO : ANTARA FOTO/Angga Palguna)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, KUTAI KARTANEGARA -- Saat air danau surut, harapan baru muncul di hamparan tanah yang biasanya tertutup air. Warga mencari butiran emas di kawasan Danau Semayang, Kota Bangun, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Ahad (11/10/2026). Bagi warga yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan, daratan yang muncul akibat kemarau menjadi kesempatan untuk mencari penghasilan tambahan.
Danau Semayang dilaporkan mengering sejak Agustus 2026 akibat musim kemarau. Perubahan kondisi danau membuat warga mencoba peruntungan dengan mencari butiran emas di kawasan yang mengering. Di tengah berkurangnya air danau, aktivitas ini menjadi cara sebagian warga untuk menambah pendapatan sembari menghadapi perubahan musim yang memengaruhi kehidupan mereka.
sumber : Antara Foto