Senin 12 Oct 2026 19:04 WIB

Tabur Bunga dan Doa Bersama Warnai Peringatan 24 Tahun Tragedi Bom Bali

Peringatan tragedi bom bali digelar di Monumen Ground Zero Legian.

Red: Edwin Dwi Putranto

Keluarga korban dan penyintas melakukan tabur bunga saat peringatan 24 tahun tragedi Bom Bali di Monumen Ground Zero, Legian, Kabupaten Badung, Bali, Senin (12/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada para korban yang meninggal dalam serangan bom pada 12 Oktober 2002. (FOTO : EPA/MADE NAGI)

Warga dan wisatawan mengikuti kegiatan peringatan 24 tahun peristiwa tragedi bom bali di depan Monumen Bom Bali di Kuta, Bali. Doa dipanjatkan untuk mengenang 202 orang yang meninggal dalam tragedi tersebut, sekaligus menjadi ruang bagi keluarga dan penyintas untuk kembali mengingat orang-orang terkasih yang telah tiada. (FOTO : EPA/MADE NAGI)

Karangan bunga dan poster korban bom bali terlihat di depan Monumen Bom Bali di Kuta, Bali, Senin (12/10/2026). Bunga-bunga tersebut menjadi simbol penghormatan bagi para korban yang kehilangan nyawa dalam serangan bom yang mengguncang Bali pada 2002 dan meninggalkan duka bagi keluarga serta masyarakat dari berbagai negara. (FOTO : EPA/MADE NAGI)

Warga dan wisatawan berdoa bersama saat peringatan 24 tahun peristiwa tragedi bom bali. Keluarga korban dan para penyintas berkumpul untuk berdoa bersama dan menaburkan bunga sebagai bentuk penghormatan kepada mereka yang meninggal dalam tragedi tersebut. Sejumlah wisatawan yang berada di kawasan itu juga ikut meletakkan karangan bunga. (FOTO : EPA/MADE NAGI)

Warga membawa karangan bunga saat peringatan 24 tahun peristiwa tragedi bom bali. Dua puluh empat tahun setelah peristiwa tersebut, peringatan ini menjadi pengingat bahwa kehilangan akibat kekerasan tidak hanya dirasakan pada hari kejadian, tetapi juga meninggalkan jejak panjang dalam kehidupan mereka yang ditinggalkan. Pesan perdamaian pun kembali disuarakan agar tragedi serupa tidak terulang. (FOTO : EPA/MADE NAGI)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, BADUNG -- Keluarga korban dan penyintas tragedi Bom Bali mengikuti doa bersama dan tabur bunga di Monumen Ground Zero, Legian, Kabupaten Badung, Bali, Senin (12/10/2026). Kegiatan tersebut digelar untuk memperingati 24 tahun tragedi bom yang mengguncang kawasan Kuta pada 12 Oktober 2002 dan menewaskan 202 orang serta melukai ratusan lainnya.

Dua dekade lebih berlalu, Ground Zero tetap menjadi tempat untuk mengenang para korban sekaligus merawat ingatan tentang dampak kekerasan terhadap kehidupan manusia. Melalui doa dan tabur bunga, para penyintas serta keluarga korban menyampaikan penghormatan kepada mereka yang telah tiada, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga perdamaian agar tragedi serupa tidak terulang.

sumber : EPA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement