Rabu 14 Oct 2026 09:49 WIB

Pascabanjir Bandang Padang, Perbaikan Infrastruktur Rusak Mulai Dilakukan

Perbaikan infrastruktur dilakukan secara bertahap.

Red: Edwin Dwi Putranto

Operator mengoperasikan alat berat saat perbaikan infrastruktur yang rusak pascabencana di Guo, Padang, Sumatera Barat, Selasa (13/10/2026). Pemerintah Kota Padang bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan perbaikan sarana dan prasarana (sarpras) yang rusak akibat banjir bandang yang terjadi pada Sabtu (10/10/2026) melalui langkah darurat maupun rencana pemulihan jangka panjang. (FOTO : ANTARA FOTO/Fitra Yogi)

Anggota kepolisian Polda Sumbar membersihkan material lumpur pascabencana di rumah warga terdampak di Lapau Munggu, Kuranji, Padang, Sumatera Barat, Selasa (13/10/2026). Polda Sumatera Barat menurunkan anggota polisi untuk membantu pemulihan kondisi permukiman warga pascabanjir bandang yang terjadi pada Sabtu (10/10/2026) melalui operasi kemanusiaan yang berfokus pada percepatan pembersihan sisa-sisa material bencana. (FOTO : ANTARA FOTO/Fitra Yogi)

Operator mengoperasikan alat berat saat perbaikan infrastruktur yang rusak pascabencana di Guo, Padang, Sumatera Barat, Selasa (13/10/2026). Pemulihan dilakukan secara bertahap, mulai dari penanganan darurat hingga pembangunan infrastruktur permanen. Pengerukan kawasan muara diperkirakan berlangsung sekitar dua bulan, sedangkan pembangunan check dam direncanakan memakan waktu enam bulan. (FOTO : ANTARA FOTO/Fitra Yogi)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Perbaikan infrastruktur yang rusak akibat banjir bandang mulai dilakukan di kawasan Guo, Padang, Sumatera Barat, Selasa (13/10/2026). Pemerintah Kota Padang bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan penanganan bertahap, mulai dari langkah darurat hingga penyusunan rencana pemulihan jangka panjang setelah banjir bandang menerjang wilayah tersebut pada Sabtu (10/10/2026).

Selain pembenahan sarana dan prasarana, personel Polda Sumatera Barat turut membantu warga membersihkan sisa material banjir di kawasan permukiman. Upaya ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan lingkungan dan membuka kembali akses yang terdampak, sehingga aktivitas masyarakat dapat berangsur normal.

sumber : Antara Foto
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement