Prajurit Korps Marinir TNI AL bersama Angkatan Pertahanan Australia atau Australia Defence Force (ADF) melakukan pendaratan pada Operasi Amfibi Latihan Gabungan Keris Woomera 2026 di Pusat Latihan Pertempuran Marinir 5 Pantai Banongan, Situbondo, Jawa Timur, Kamis (15/10/2026). Latihan gabungan tersebut menjadi sarana bagi TNI dan ADF untuk meningkatkan kemampuan operasi bersama serta menyelaraskan kekuatan laut, darat dan udara guna menjaga stabilitas keamanan kawasan. (FOTO : ANTARA FOTO/Budi Candra Setya)
Prajurit Korps Marinir TNI AL bersama Angkatan Pertahanan Australia atau Australia Defence Force (ADF) melakukan pendaratan pada Operasi Amfibi Latihan Gabungan Keris Woomera 2026 di Pusat Latihan Pertempuran Marinir 5 Pantai Banongan, Situbondo, Jawa Timur, Kamis (15/10/2026). Latihan gabungan tersebut menjadi sarana bagi TNI dan ADF untuk meningkatkan kemampuan operasi bersama serta menyelaraskan kekuatan laut, darat dan udara guna menjaga stabilitas keamanan kawasan. (FOTO : ANTARA FOTO/Budi Candra Setya)
Helikopter Sikorsky MH-60R Seahawk terbang di atas kapal perang Australia HMAS Choules L100 saat prajurit Korps Marinir TNI AL dan Angkatan Pertahanan Australia atau Australia Defence Force (ADF) melakukan operasi amfibi pada Latihan Gabungan Keris Woomera 2026 di Pusat Latihan Pertempuran Marinir 5 Pantai Banongan, Situbondo, Jawa Timur, Kamis (15/10/2026). Latihan gabungan tersebut menjadi sarana bagi TNI dan ADF untuk meningkatkan kemampuan operasi bersama serta menyelaraskan kekuatan laut, darat dan udara guna menjaga stabilitas keamanan kawasan. (FOTO : ANTARA FOTO/Budi Candra Setya)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, SITUBONDO -- Latihan Gabungan Keris Woomera 2026 mempertemukan prajurit Korps Marinir TNI AL dan Angkatan Pertahanan Australia atau Australian Defence Force (ADF) dalam operasi pendaratan amfibi di Pusat Latihan Pertempuran Marinir 5 Pantai Banongan, Situbondo, Jawa Timur, Kamis (15/10/2026). Latihan ini menjadi bagian dari kerja sama pertahanan kedua negara untuk mengasah kemampuan prajurit dalam menjalankan operasi militer bersama.
Melalui latihan tersebut, TNI dan ADF menyelaraskan kemampuan serta koordinasi kekuatan laut, darat, dan udara. Kerja sama ini diharapkan memperkuat interoperabilitas kedua angkatan bersenjata sekaligus mendukung upaya menjaga stabilitas dan keamanan kawasan.
sumber : Antara Foto