Personel Polsek Banda Sakti membagikan masker kepada pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Pase, Lhokseumawe, Aceh, Jumat (16/10/2026). Pembagian masker dilakukan sebagai respons terhadap kabut asap kiriman akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai menyelimuti wilayah tersebut sejak Rabu (14/10/2026). (FOTO : ANTARA FOTO/Rahmad)
Petugas menyiapkan masker untuk dibagikan kepada warga di Lhokseumawe, Aceh. Polres Lhokseumawe menyalurkan sebanyak 3.000 masker jenis N95 dan KN95 untuk membantu mengurangi paparan partikel asap, terutama bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan di tengah kondisi kabut asap. (FOTO : ANTARA FOTO/Rahmad)
Pengendara sepeda motor mengenakan masker setelah menerima bantuan dari petugas kepolisian di Lhokseumawe. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat paparan kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan di wilayah selatan Sumatera dan Kalimantan. Warga diimbau tetap waspada dan mengurangi paparan asap selama kualitas udara terdampak. (FOTO : ANTARA FOTO/Rahmad)
inline
REPUBLIKA.CO.ID, LHOKSEUMAWE -- Kabut asap kiriman membuat warga perlu lebih waspada saat beraktivitas di luar ruangan. Untuk mengantisipasi risiko gangguan kesehatan, personel Polsek Banda Sakti membagikan masker kepada pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Pase, Lhokseumawe, Aceh, Jumat (16/10/2026).
Polres Lhokseumawe menyalurkan sebanyak 3.000 masker jenis N95 dan KN95 sebagai langkah pencegahan terhadap risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Kabut asap tersebut dilaporkan berasal dari kebakaran hutan dan lahan di wilayah selatan Sumatera dan Kalimantan yang mulai berdampak sejak Rabu (14/10/2026). Pembagian masker diharapkan membantu warga mengurangi paparan partikel asap saat menjalankan aktivitas sehari-hari.
sumber : Antara Foto